Kapolda Jabar Sampaikan Duka Usai Meninggalnya Aiptu Asep Korban Tabrak Lari

kumparan.com
8 jam lalu
Cover Berita

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Pipit Rismanto, meminta jajaran Polrestabes Bandung tetap semangat menjalankan tugas setelah salah satu anggotanya, Aiptu Asep Suhara, meninggal dunia akibat menjadi korban tabrak lari usai menjalankan patroli.

Pipit menyampaikan belasungkawa atas kepergian Aiptu Asep. Ia menilai peristiwa tersebut menjadi duka bagi seluruh jajaran kepolisian, khususnya keluarga besar Polrestabes Bandung.

"Saya mengucapkan turut berbelasungkawa terhadap anggota kami yang kemarin meninggal, kembali dari patroli, kemudian terjadi tabrak lari, meninggal dunia," ujar Pipit di Mapolrestabes Bandung, Senin (10/8).

Aiptu Asep Suhara merupakan anggota Sat Samapta Polrestabes Bandung. Ia meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan saat menjalankan tugas patroli di wilayah Kota Bandung.

Menurut Pipit, peristiwa yang menimpa Aiptu Asep tidak boleh membuat semangat maupun motivasi anggota lainnya dalam menjalankan tugas menjadi menurun.

"Ini tentunya tidak membuat motivasi anggota menurun dalam melaksanakan tugas," katanya.

Pipit meminta seluruh personel tetap menjalankan tugas memberikan pelayanan dan pengayoman kepada masyarakat, meskipun tengah menghadapi suasana duka akibat kehilangan rekan mereka.

"Harus tetap semangat memberikan pelayanan, pengayoman kepada masyarakat Kota Bandung," ujarnya.

Ia menekankan, anggota kepolisian harus tetap menjalankan tugas secara profesional dengan mengedepankan kemampuan beradaptasi terhadap situasi di lapangan.

"Secara adaptif, responsif, kolaboratif, dan solutif untuk menjaga dan merawat Jawa Barat," kata Kapolda.

Sebelumnya, Aiptu Asep Suhara menjadi korban kecelakaan lalu lintas tabrak lari saat melaksanakan patroli malam di Jalan Merdeka, tepatnya di depan Hotel El Royale, Kelurahan Babakan Ciamis, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung.

Berdasarkan informasi kepolisian, kecelakaan tersebut melibatkan sepeda motor yang dikendarai Aiptu Asep dengan sebuah kendaraan roda empat. Mobil tersebut diduga ditumpangi empat orang, terdiri dari dua pria dan dua wanita.

Usai kejadian, kendaraan roda empat tersebut diduga meninggalkan lokasi tanpa memberikan pertolongan. Polisi hingga kini masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi kendaraan dan orang-orang yang berada di dalamnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Cekcok Aktivis Antiutang vs Kades Saat Demo Berujung Pelaporan di Polres Jember
• 2 jam laluberitajatim.com
thumb
Pemprov Jatim Naikkan Belanja APBD-P 2026 Jadi Rp29,86 Triliun, Pendidikan hingga Infrastruktur Jadi Prioritas
• 1 jam lalupantau.com
thumb
John Herdman Pastikan 2 Pemain Ini Bisa Gabung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
Tanam Alpukat di Bontocani, Satgas TMMD Bone Siapkan Aset Produktif untuk Warga
• 16 jam laluharianfajar
thumb
Hikayat Tiga Babak Sutrimo
• 14 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.