Generasi Baru Sepatu Lari adidas untuk Beragam Kebutuhan

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

adidas menghadirkan Hyperboost Edge dan Hyperboost Run sebagai generasi terbaru sepatu lari yang menggabungkan bantalan maksimal, pengembalian energi tinggi, serta konstruksi ringan. Kedua sepatu ini menggunakan teknologi Hyperboost Pro dan dirancang untuk kebutuhan lari yang berbeda, mulai dari latihan sehari-hari hingga sesi lari dengan intensitas lebih tinggi.

Peluncuran Hyperboost menjadi bagian dari upaya adidas menghadirkan pengalaman olahraga lari yang lebih nyaman dan responsif. Hyperboost Edge ditujukan bagi pelari yang mencari sensasi lari ringan dan propulsif, sedangkan Hyperboost Run dirancang sebagai sepatu trainer untuk penggunaan sehari-hari.

Hyperboost Edge, Super-Trainer Ringan Tanpa Pelat

adidas Hyperboost Edge merupakan super-trainer ringan non-plated pertama dari adidas. Sepatu ini tidak menggunakan pelat atau elemen pengeras pada bagian midsole, sehingga busa dapat bekerja secara alami untuk menghasilkan sensasi lari yang ringan dan propulsif.

Dengan bobot sekitar 255 gram, Hyperboost Edge menawarkan kombinasi antara kenyamanan, bantalan, dan pengembalian energi. Karakter tersebut membuatnya cocok bagi pelari yang menginginkan sepatu serbaguna untuk berbagai sesi latihan.

Sementara itu, Hyperboost Run dirancang sebagai sepatu trainer ringan untuk lari sehari-hari. Model ini menggunakan bantalan Hyperboost Pro yang tebal sehingga memberikan kenyamanan untuk berbagai jenis latihan, mulai dari lari santai hingga tempo run.

Hyperboost Pro Jadi Teknologi Utama

Baik Hyperboost Edge maupun Hyperboost Run menggunakan Hyperboost Pro, material bantalan berperforma tinggi yang dikembangkan untuk memberikan bantalan maksimal sekaligus membantu menghasilkan pengembalian energi saat berlari.

Teknologi ini mengadopsi formulasi midsole terbaru adidas yang terinspirasi dari sepatu race. Dengan karakter tersebut, Hyperboost Pro dirancang untuk mendukung berbagai jenis aktivitas lari, termasuk latihan harian dan lari jarak jauh.

Keduanya memiliki stack rearfoot hingga 45 mm dengan drop 6 mm. Konfigurasi ini memberikan sensasi bantalan yang tebal sekaligus menjadi salah satu karakter visual utama dari lini Hyperboost.

Diuji Bersama Pelari

Pengembangan Hyperboost Pro dilakukan melalui serangkaian pengujian laboratorium dan riset konsumen adidas bersama German Sport University Cologne.

Dalam pengujian yang melibatkan 60 pelari, Hyperboost Edge menunjukkan hasil positif dibandingkan sepatu yang biasa digunakan para peserta. Sebanyak 73 persen pelari lebih menyukai pengembalian energinya, sementara 77 persen merasakan bantalan yang lebih empuk.

Lebih dari separuh peserta juga menilai kenyamanan keseluruhan Hyperboost Edge lebih baik dan sebagian besar menyatakan sepatu tersebut memberikan pengalaman berlari yang lebih baik.

PRIMEWEAVE dan LIGHTTRAXION Lengkapi Performa

Teknologi Hyperboost Pro tidak berdiri sendiri. adidas melengkapi Hyperboost Edge dan Hyperboost Run dengan sejumlah teknologi pada bagian upper dan outsole.

Pada bagian upper, kedua sepatu menggunakan PRIMEWEAVE, material rajut yang ringan dan lembut. Material ini dirancang untuk memberikan rasa nyaman sekaligus fit yang mengikuti bentuk kaki.

Bagian tumit juga dilengkapi bantalan untuk memberikan dukungan dan membantu meningkatkan stabilitas. Kombinasi material upper dan struktur tumit tersebut dirancang untuk menjaga kenyamanan kaki selama berlari.

Sementara pada bagian outsole, adidas menggunakan LIGHTTRAXION, material yang terinspirasi dari DNA sepatu race adidas. Konstruksi outsole yang ringan dirancang untuk memberikan cengkeraman dari area tumit hingga ujung kaki sekaligus menjaga stabilitas setiap langkah.

Koleksi ini memiliki detail baru yang menarik perhatian adalah penempatan Three Stripes, identitas ikonis adidas, pada lapisan midsole. Untuk pertama kalinya dalam koleksi adidas Running, elemen tersebut ditempatkan pada area tersebut sebagai bagian dari bahasa desain sekaligus penegasan karakter performa sepatu.

Bagian upper hadir dengan tampilan clean dan futuristik, dengan detail minimal yang memberikan kesan modern.

Hyperboost Hadir dalam Aktivasi Komunitas Lari di Indonesia

Di Indonesia, peluncuran adidas Hyperboost Edge dan Hyperboost Run turut dirayakan melalui sejumlah kegiatan bersama komunitas lari.

Pada 22–25 Juli 2026, adidas Indonesia berkolaborasi dengan komunitas Flower Boy, Continuum Athletics, dan Indo Runners Bali dalam sejumlah sesi lari untuk memperkenalkan Hyperboost Edge kepada komunitas.

Selanjutnya, pada 8 Agustus 2026, adidas Indonesia menggelar sesi lari bersama adidas Runners Jakarta di kawasan Jakarta Selatan. Sekitar 100 pelari komunitas mengikuti kegiatan tersebut sekaligus mencoba teknologi Hyperboost Edge dan Hyperboost Run dalam sesi lari bersama.

Aktivasi komunitas ini menjadi bagian dari pendekatan adidas untuk memperkenalkan teknologi sepatu secara langsung kepada pelari, sekaligus melihat bagaimana Hyperboost digunakan dalam aktivitas lari sehari-hari.

Di Indonesia, adidas Hyperboost Edge dibanderol Rp3.500.000, sedangkan Hyperboost Run dijual dengan harga Rp2.800.000.

Keduanya tersedia melalui toko adidas Indonesia, mitra retail adidas, serta situs resmi adidas.co.id.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo Kirim Surpres, Destry Damayanti Jadi Calon Tunggal Gubernur BI
• 8 jam laludisway.id
thumb
Pemerintah Pantau Ketat Enam Provinsi Paling Kritis Terjadi Kebakaran Hutan dan Lahan
• 4 jam laluidxchannel.com
thumb
Donor Darah Rutin di Masjid Nur Intan Lestari Tingkatkan Ketersediaan Stok Darah di Makassar
• 14 jam laluharianfajar
thumb
Pemerintah Terus Berupaya Memadamkan Api di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru
• 6 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Pekan Depan, Harga Emas Diprediksi Berada di Kisaran Rp 2,55—Rp 2,82 Juta per Gram 
• 13 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.