Istri Aiptu Asep Suhara, Eka Yulianti (36), mengungkap cerita yang didengarnya dari keluarga mengenai kecelakaan yang menewaskan suaminya saat menjalankan patroli di Jalan Merdeka, Kota Bandung.
Eka mengaku tidak melihat langsung rekaman CCTV maupun kondisi kecelakaan yang menimpa suaminya. Informasi mengenai kronologi kejadian diperolehnya dari keluarga dan orang-orang yang mengetahui peristiwa tersebut.
"Kalau dengar cerita, karena saya tidak melihat CCTV yang beredar gitu ya," kata Eka saat ditemui di kediamannya, Senin (10/8).
Menurut cerita yang diterima Eka, saat kejadian Aiptu Asep tengah mengendarai sepeda motor. Dari arah belakang, sebuah mobil disebut melaju dengan kecepatan tinggi dan kemudian menabrak almarhum.
"Dengar ceritanya katanya posisi suami saya tuh waktu di rel itu sedang melaju, di belakang tuh ditabrak mobil yang melaju cepat," ujarnya.
Benturan tersebut disebut membuat tubuh Aiptu Asep terpental sekitar 8 meter.
"Jadi pas ditabrak, si suami saya terlempar sekitar 8 meter," kata Eka.
Menurut cerita yang diterimanya, mobil tersebut kemudian kembali melaju hingga tubuh Aiptu Asep terseret sejauh 30 meter.
"Setelah terlempar 8 meter, digas lagi oleh mobil itu sampai terseret 30 meter," tuturnya.
Eka mengatakan suaminya sedang seorang diri saat kecelakaan terjadi. Peristiwa itu terjadi setelah Aiptu Asep mengikuti operasi gabungan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) sekitar pukul 04.00 WIB.
Menurut Eka, setelah mengikuti operasi gabungan, suaminya biasanya mencari tempat untuk beristirahat. Salah satu lokasi yang kerap didatanginya adalah Bank Panin Banceuy karena Aiptu Asep juga mendapat tugas penjagaan di lokasi tersebut.
"Biasanya kalau suami saya setelah operasi gabungan suka istirahat di Bank Panin Banceuy. Karena kebetulan jaga bank juga di sana," ujarnya.
Berdasarkan lokasi kejadian, Eka memperkirakan suaminya tengah menuju Bank Panin Banceuy setelah menyelesaikan kegiatan patroli dan operasi gabungan.
Eka mengaku tidak berani melihat rekaman CCTV yang beredar terkait kecelakaan tersebut. Ia memilih mengetahui kronologi kejadian dari cerita keluarga.





