Generasi Muda Dibekali Kemampuan Kepemimpinan Masa Depan

metrotvnews.com
20 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melalui Bidang Kepemudaan membekali generasi muda melalui program pembinaan kepemimpinan yang terarah. Program ini untuk mempersiapkan mereka menatap dan menghadapi tantangan di masa depan.

“Hari ini kita menuntaskan Core Session 2 dalam agenda Akademi Pemimpin Muda Indonesia (APMI). Kita mendesain APMI dalam tiga sesi untuk memastikan generasi muda yang dilatih hari ini siap melanjutkan estafet kepemimpinan ke depan,” ujar Sekretaris Bidang Kepemudaan DPP PKS Henda Yusamtha di Jakarta, Minggu, 9 Agustus 2026.
 

Baca Juga :

Pramono Jamin Beri Kemudahan Event Olahraga di Jakarta

Kegiatan bertajuk APMI Core Session 2 tersebut mengusung tema “Young Leaders, Future Shapers: Menggerakkan Inovasi, Membumikan Keadilan". Program ini dirancang khusus dalam tiga tahapan guna mematangkan kapasitas kepemimpinan, kemampuan manajerial, serta pemahaman tata kelola publik calon pemimpin masa depan.

Henda menekankan bahwa keberlanjutan kepemimpinan harus didorong oleh fondasi organisasi yang kokoh serta semangat pantang menyerah dari para pemuda.

“Seperti yang disampaikan oleh KMS, ada tiga modal dasar yang kita miliki: kader yang militan, struktur yang solid, dan kerja kolektif. Mari kita sadari betapa pentingnya menjaga nilai-nilai tersebut. Itu pula yang membuat kita semua terus bergerak tanpa lelah,” ucap Henda.


APMI Core Session 2 tersebut mengusung tema “Young Leaders, Future Shapers: Menggerakkan Inovasi, Membumikan Keadilan”. Foto: Dok. Istimewa.

Ia juga menegaskan bahwa keberanian menghadapi tantangan merupakan identitas utama yang harus dimiliki pemuda. Hal ini dimaksudkan agar mampu menggerakkan perubahan positif.

“Pemuda adalah mereka yang tidak berhenti ketika ada halangan dan rintangan. Pemuda adalah mereka yang terus menyalakan harapan. Pemuda adalah pelanjut perjuangan,” tegas Henda.

Dalam sesi pembinaan tersebut, para peserta menerima materi komprehensif dari tiga narasumber lintas bidang. Wasekjen DPP PKS Tomy Agus Maymuftianto membekali peserta mengenai Manajemen Program Berbasis Tujuan & Dampak, sementara Gubernur NTB periode 2018–2023 Dr. Zulkieflimansyah memaparkan materi pembagian peran melalui Matrix Planning RACI.

Selain itu, Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin turut membagikan pemahaman terkait Tactical Governance & Public Service guna melatih kepemimpinan yang responsif terhadap pelayanan publik. Melalui pembinaan ini, APMI PKS diharapkan tidak hanya melahirkan pemuda yang kaya akan gagasan, melainkan calon pemimpin masa depan yang Mampu merancang program nyata, membangun kolaborasi, dan membumikan keadilan bagi masyarakat.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Meski Sudah Diizinkan FIFA, Ini Daftar Pertandingan dan Suporter yang Dilarang Away di Super League 2026
• 11 menit laluviva.co.id
thumb
Wasit Somalia yang ditolak masuk AS akan Pimpin Piala Super Eropa
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Naik Tahap Penyidikan, Polisi akan Ekshumasi Jenazah Sutrimo dan 24 Saksi Sudah Diperiksa
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
Investasi Mulai Ngegas, Jadi Penopang Baru Ekonomi Indonesia di Kuartal II 2026
• 19 jam lalumedcom.id
thumb
Bersih-bersih Skuad AC Milan Dimulai, Ruben Amorim Coret 1 Pemain dari Rossoneri Jelang Serie A 2026-2027
• 2 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.