Transjakarta Akan Layani Rute Kepulauan Seribu, Apakah Pakai Bus? Ini Penjelasannya

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) akan ditunjuk sebagai pengelola angkutan perairan menuju Kepulauan Seribu pada 2027.

Namun, pengelolaan tersebut bukan berarti bus Transjakarta akan beroperasi menuju Kepulauan Seribu.

Direktur Utama Transjakarta Welfizon Yuza mengatakan, moda transportasi yang digunakan tetap berupa kapal atau angkutan perairan. Transjakarta nantinya berperan mengelola sekaligus menata layanan transportasi tersebut.

"Tahap awal TJ akan serah kelola pengoperasian kapal-kapal Dishub, selanjutnya menata pola transportasi di Kepulauan Seribu," kata Welfizon saat dihubungi Kompas.com, Senin (10/8/2026).

Welfizon menegaskan, rencana tersebut tidak berkaitan dengan pengoperasian bus Transjakarta di wilayah kepulauan. Moda transportasi yang digunakan tetap kapal.

Baca juga: Masuk Ancol Gratis Naik Transjakarta, Catat Ketentuan dan Jadwalnya

Transjakarta akan mengambil alih pengoperasian kapal-kapal yang selama ini dikelola oleh Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta.

"Iya, termasuk penataan angkutan perairan ke Kepulauan Seribu," ujar Welfizon.

Pengalihan pengelolaan tersebut akan dilakukan secara bertahap. Setelah mengambil alih pengoperasian kapal, Transjakarta akan melakukan penataan pola transportasi di Kepulauan Seribu, termasuk layanan angkutan perairan yang menghubungkan Jakarta dengan wilayah kepulauan tersebut.

Dengan demikian, masyarakat tidak perlu membayangkan layanan ini sebagai rute bus Transjakarta yang melintasi laut. Kapal tetap menjadi moda transportasinya, sedangkan Transjakarta berperan sebagai pengelola dan penata layanan tersebut.

Baca juga: Alasan Transportasi ke Kepulauan Seribu Dikelola PT Transjakarta, Pramono: Tarif Lebih Murah

Tarif Masih Dimatangkan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sebelumnya mengatakan, pengalihan pengelolaan transportasi menuju Kepulauan Seribu dari Dishub kepada Transjakarta masih dalam tahap pematangan.

Menurut Pramono, Pemprov DKI Jakarta perlu menyesuaikan sejumlah regulasi sebelum pengelolaan tersebut berjalan, termasuk Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Gubernur (Pergub).

"Nanti mekanismenya sedang dimatangkan karena harus merubah Perda, Pergub, dan nanti berapa tarifnya," kata Pramono.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Pramono mengatakan, pengelolaan oleh Transjakarta diharapkan dapat membuat tarif transportasi menuju Kepulauan Seribu menjadi lebih murah.

"Yang pasti tarifnya akan lebih murah kalau dikelola secara profesional seperti apa yang dilakukan saat ini di Transjakarta," ujarnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KPK Tahan 4 Tersangka Kasus Korupsi Iklan Bank BJB
• 5 jam laluliputan6.com
thumb
Ramalan Zodiak Minggu Ini: Hubungan, Karier, dan Keuangan di 10 - 16 Agustus 2026
• 14 jam lalubeautynesia.id
thumb
Ashanty hingga Atta Halilintar Siap Adu Strategi di Kompetisi Live Commerce Dunia
• 8 jam laluintipseleb.com
thumb
Apakah gula aren aman untuk diabetes? Ini fakta yang perlu diketahui
• 21 jam laluantaranews.com
thumb
Beton Drainase Roboh, Dua Pekerja Sempat Terjebak
• 20 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.