Desakan itu disampaikan melalui surat terbuka bersama yang dirilis pada Senin, 10 Agustus 2026. Sikap tersebut muncul setelah ketiga konfederasi menyoroti dugaan manipulasi terkait proposal rahasia pembentukan FIFA Forward Enterprises (FFE).
UEFA, Concacaf, dan AFC juga meminta Infantino membatalkan pencalonannya kembali dalam pemilihan presiden FIFA yang dijadwalkan berlangsung pada Maret 2027.
Selain itu, ketiga konfederasi juga mengancam akan membuat kompetisi tandingan secara independen demi melindungi hak bertanding para pemain dari krisis internal FIFA.
FIFA Dinilai Tidak Transparan
Dalam surat tersebut, UEFA, Concacaf, dan AFC menilai kepemimpinan Infantino tidak menunjukkan transparansi dan pertanggungjawaban yang semestinya.
Baca Juga :
Presiden La Liga Desak Pergantian Pemimpin FIFA, Sebut Era Infantino Berakhir"Ini bukan perilaku seorang penjaga permainan, melainkan seseorang yang merasa permainan tersebut harus bertanggung jawab kepadanya. Ada keheningan ketika seharusnya ada pertanggungjawaban dan ada jarak ketika seharusnya terdapat keterbukaan," tulis ketiga konfederasi.
"Inilah alasan kami mengambil sikap tersebut. Bukan sendirian, tetapi bersama-sama demi tanggung jawab terhadap permainan yang kami layani," tegas mereka.
Tata Kelola FIFA Dinilai Lemah
Krisis kepemimpinan FIFA semakin memanas setelah Gianni Infantino menggelar rapat darurat bersama sejumlah anggota Komite Manajemen FIFA di Maroko. Pertemuan tersebut digelar untuk membahas polemik FFE sekaligus menyampaikan permintaan maaf.
Baca Juga :
Luis Figo Desak Gianni Infantino Mundur dari Jabatan Presiden FIFANamun, UEFA, Concacaf, dan AFC menilai pertemuan di luar markas FIFA di Zurich justru menunjukkan lemahnya tata kelola organisasi.
"Pertemuan baru-baru ini, ketika sejumlah anggota Komite Manajemen FIFA dipanggil ke luar negeri alih-alih para pemimpin datang ke Zurich, justru semakin memperkuat kekhawatiran ini," kritik ketiga konfederasi.
Tuntut Investigasi Independen
FIFA menyatakan akan menyusun laporan evaluasi internal untuk disampaikan kepada Dewan FIFA. Namun, UEFA, Concacaf, dan AFC menolak langkah tersebut. Ketiga konfederasi mendesak FIFA menunjuk auditor hukum independen agar proses penyelidikan berlangsung transparan.
Baca Juga :
FA Inggris Tarik Dukungan untuk Gianni Infantino sebagai Presiden FIFAMereka menilai evaluasi internal tidak cukup untuk mengusut polemik FFE. FIFA dinilai berpotensi mengevaluasi kebijakan dan tindakannya sendiri.
"Tata kelola yang tepat dalam menghadapi kurangnya pertimbangan yang begitu besar mengharuskan evaluasi dilakukan oleh pihak ketiga yang sepenuhnya independen. Administrasi FIFA tidak boleh memiliki peran apa pun dalam melakukan evaluasi tersebut," tuntut ketiga konfederasi.
(Ahmad Raul)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ASM)





