Jejak Destry Damayanti dari Mandiri Sekuritas hingga Calon Tunggal Gubernur BI

kompas.tv
4 jam lalu
Cover Berita
Pejabat Gubernur Sementara Bank Indonesia Destry Damayanti. (Sumber: KompasTV)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Nama Destry Damayanti kini berada di jalur menuju kursi Gubernur Bank Indonesia (BI). Presiden Prabowo Subianto mengajukannya sebagai calon tunggal Gubernur BI secara definitif.

Sebelumnya, Destry ditunjuk menjadi Pejabat Gubernur Sementara menyusul pengunduran diri Perry Warjiyo sebagai Gubernur BI.

Usulan Destry sebagai calon tunggal Gubernur BI disampaikan melalui Surat Presiden (Surpres) yang dikirim Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi kepada DPR RI pada Senin (10/8/2026). Tak ada nama lain dalam surat tersebut.

"Namanya tunggal, satu nama yaitu atas nama Ibu Destry Damayanti yang sekarang beliau menjabat sebagai Pejabat Gubernur Sementara," kata Prasetyo dalam konferensi pers di Jakarta, Senin.

Bagi Destry, pencalonan tersebut bukan datang dari luar lingkungan pengelolaan kebijakan ekonomi.

Sebelum menduduki posisi Deputi Gubernur Senior BI, Destry telah melewati sejumlah posisi di sektor keuangan, pemerintahan, hingga lembaga yang berperan menjaga stabilitas sistem keuangan.

Baca Juga: Prabowo Ajukan Destry Damayanti sebagai Calon Tunggal Gubernur BI ke DPR | JMP

Berawal dari Ekonom Mandiri

Karier Destry di sektor keuangan antara lain dibangun melalui dunia riset ekonomi. Melansir laman Bank Indonesia, ia pernah menjadi Kepala Ekonom Mandiri Sekuritas dan kemudian Kepala Ekonom Bank Mandiri.

Dari lingkungan perbankan, perjalanan Destry berlanjut ke pemerintahan. Ia dipercaya menjadi Ketua Satuan Tugas Ekonomi Kementerian BUMN.

Pengalaman tersebut kemudian membawanya ke Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Destry menjadi Anggota Dewan Komisioner LPS periode 2015-2019.

Posisi di LPS menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan Destry menuju lingkaran kebijakan stabilitas sistem keuangan.

LPS merupakan salah satu lembaga yang kemudian bersama BI, Kementerian Keuangan, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terlibat dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).

Pengalaman lintas lembaga itu pula yang menjadi perhatian Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa ketika menilai kemampuan Destry menjaga kesinambungan koordinasi setelah pergantian kepemimpinan BI.

"Destry bukan pemain baru. Dia pemain lama. Dia sudah terlibat dengan proses KSSK lama," kata Purbaya dalam konferensi pers setelah rapat KSSK di Jakarta, Selasa (28/7).

Menurut Purbaya, pengalaman tersebut membuat Destry memahami mekanisme koordinasi yang diperlukan ketika kebijakan moneter harus berjalan beriringan dengan kebijakan di sektor keuangan lainnya.

"Knowledge-nya amat baik dan amat mumpuni," ujar Purbaya.

Baca Juga: Ngakak! Guyon Menkeu Purbaya ke Pjs Gubernur BI Destry usai Rapat KSSK: Biar Dia Kaget

Masuk Bank Indonesia pada 2019

Jejak Destry kemudian berlanjut ke BI. Pada Agustus 2019, ia mulai menjabat Deputi Gubernur Senior BI.

Posisi itu kembali dipercayakan kepadanya untuk periode 2024-2029. Destry dilantik pada 7 Agustus 2024 berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 74/P Tahun 2024.

Selama berada di jajaran Dewan Gubernur BI, Destry berada dalam pengambilan kebijakan bank sentral, termasuk dalam konteks menjaga stabilitas nilai tukar, sistem pembayaran, dan sistem keuangan.

Pengalaman tersebut menjadi bekal ketika posisi Gubernur BI mengalami perubahan mendadak pada akhir Juli 2026.

Presiden Prabowo menerima pengunduran diri Perry Warjiyo pada 26 Juli 2026. Perry mundur dari jabatan Gubernur BI karena alasan pribadi setelah sekitar tujuh tahun memimpin bank sentral.

Sesuai ketentuan, posisi Gubernur BI sementara kemudian dijalankan Deputi Gubernur Senior. Destry pun mengambil alih tugas tersebut.

Baca Juga: Destry Ungkap Dampak Kenaikan BI Rate 100 Bps, Klaim Rupiah Lebih Stabil

Dari Pejabat Sementara ke Calon Tunggal

Sejak menjalankan tugas sebagai Pejabat Gubernur Sementara, Destry menegaskan pergantian kepemimpinan tidak akan mengubah mandat utama bank sentral.

"Bank Indonesia akan senantiasa memastikan keberlangsungan tugas dan wewenang untuk mencapai stabilitas nilai tukar rupiah, memelihara stabilitas sistem pembayaran, dan turut menjaga stabilitas sistem keuangan," kata Destry dalam konferensi pers, Senin (27/7).

Destry juga menyatakan BI tetap menjaga tata kelola kelembagaan dan koordinasi dengan pemerintah sesuai tugas serta kewenangan masing-masing.

Pernyataan itu menjadi bagian dari masa transisi sebelum pemerintah menentukan Gubernur BI definitif.

Kurang dari tiga pekan setelah menjadi pejabat sementara, nama Destry kini diajukan Prabowo sebagai satu-satunya calon gubernur definitif.

Prasetyo mengatakan proses selanjutnya diserahkan kepada DPR sesuai mekanisme yang berlaku.

Bersamaan dengan calon Gubernur BI, Presiden juga mengajukan calon pengganti Deputi Gubernur Senior BI dan Deputi Gubernur BI.

Surpres lain turut memuat usulan calon Komisioner OJK dan calon duta besar untuk sejumlah negara.

Baca Juga: Saat Prabowo Beri Sinyal Usulkan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI: Kayaknya Gimana, Oke?

Pendidikan dan Rekam Jejak Destry

Destry lahir di Jakarta pada 1963. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi di Universitas Indonesia sebelum melanjutkan pendidikan ke Cornell University, Amerika Serikat, dan memperoleh gelar Master of Science bidang Regional Science.

Dengan perjalanan dari ekonom di Mandiri Sekuritas dan Bank Mandiri, masuk ke pemerintahan dan LPS, hingga menjadi Deputi Gubernur Senior BI, Destry kini menghadapi tahap berbeda dalam kariernya.

Jika proses di DPR berjalan sesuai mekanisme yang berlaku, Destry akan beralih dari pejabat yang menjalankan tugas sementara menjadi Gubernur BI definitif.

Untuk saat ini, posisi tersebut masih menunggu proses di parlemen. Namun, melalui Surpres yang dikirim Senin, Prabowo telah menetapkan pilihannya pada satu nama: Destry Damayanti.

Penulis : Danang Suryo Editor : Tito-Dirhantoro

Sumber : Kompas TV

Tag
  • Destry Damayanti
  • Gubernur BI
  • Bank Indonesia
  • Prabowo Subianto
  • Perry Warjiyo
  • Purbaya Yudhi Sadewa
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
IHSG Turun 0,87% saat Asing Net Sell Rp 774,89 M, Lepas Saham DSSA hingga BBCA
• 25 menit lalukatadata.co.id
thumb
Gameplay GTA 6 Terbongkar! Peta Lebih Luas dan Ada AI Generasi Baru
• 8 jam laluviva.co.id
thumb
Gagal Nyalip Truk, Mobil SPPG di Banyuwangi Ringsek Hingga Kernet Meninggal
• 23 jam laluberitajatim.com
thumb
Nama Sherly Tjoanda Muncul, Anies Masih Mengekor Prabowo dan KDM di Bursa Capres 2029
• 16 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Pakar Etiket Ungkap Teknik yang Dipakai Orang High Class saat Mengobrol
• 15 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.