Masih Pemulihan, Yaqut Tetap Hadiri Sidang Perdana Kasus Kuota Haji

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas tetap menghadiri sidang perdana perkara dugaan korupsi kuota haji periode 2023-2024 meski masih menjalani masa pemulihan.

Kondisi Yaqut diungkap istrinya, Eny Retno, saat mendampingi suaminya menghadapi sidang perdana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (11/8/2026).

Eny mengatakan, luka yang dialami Yaqut belum sepenuhnya tertutup.

Kondisi tersebut membuat Yaqut tidak bisa terlalu lama duduk tanpa bantuan.

Baca juga: Jelang Sidang Yaqut, Istri: Semoga Berjalan Adil dan Transparan

"Sekarang masih dalam masa pemulihan. Memang lukanya belum tertutup sempurna. Jadi, kalau beliau duduk terlalu lama, saya harus membawakan bantal," kata Eny.

Meski demikian, Eny meminta masyarakat mendoakan agar kondisi Yaqut segera membaik.

"Doakan saja semoga cepat pulih," ujar dia.

Dalam kesempatan tersebut, Eny juga menyampaikan terima kasih kepada keluarga dan berbagai pihak yang memberikan dukungan kepada Yaqut selama menghadapi proses hukum.

"Iya, pertama saya mengucapkan terima kasih banyak atas support dan dukungan dari semua pihak, terutama dari keluarga yang selama ini sudah menemani kami dalam masa-masa sulit," kata dia.

Sejumlah pihak bahkan datang dari luar kota untuk memberikan dukungan kepada Yaqut.

Baca juga: Sidang Perdana Korupsi Kuota Haji, KPK Akan Bongkar Peran Yaqut dkk

"Alhamdulillah, hari ini ada beberapa yang berkenan hadir. Ada yang jauh-jauh dari Rembang, ada juga yang dari Solo," ujar Eny.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Eny berharap proses persidangan perkara tersebut berlangsung secara adil, transparan, dan lancar.

"Besar harapan kami dan kita semua agar proses persidangan nanti berjalan dengan baik, berkeadilan, transparan, dan lancar. Semoga begitu," kata dia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Satpol PP Gresik Soroti Warung di Tiga Jalan, 30 Pemilik Usaha Diberi Peringatan
• 18 jam laluberitajatim.com
thumb
Kuasa Hukum Menyoroti 9 Indikasi Kejanggalan Penyidikan Febrie Adriansyah
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Bromo Terbakar, 3 Helikopter Water Bombing Dikerahkan Padamkan Titik Api
• 18 jam laludisway.id
thumb
Kejari Dukung MBG, Gapembi Ungkap 5-7 Dapur SPPG di Kota Probolinggo Belum Aktif
• 17 jam laluberitajatim.com
thumb
Bapanas salurkan 610,3 ribu ton beras SPHP hingga 8 Agustus 2026
• 1 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.