jpnn.com - Human Initiative (HI) bersama Songs for Sumatera meresmikan hasil renovasi MIN 4 Aceh Tamiang, pada Sabtu( 8/8).
Peresmian itu menjadi bagian dari upaya bersama untuk mendukung pemulihan pendidikan di Aceh Tamiang.
BACA JUGA: Mensesneg Tegaskan Belum Ada Surpres Pergantian Kapolri
Beberapa waktu lalu, bencana hidrometeorologi merusak sejumlah fasilitas sekolah. Akibatnya, siswa dan guru menjalankan kegiatan belajar mengajar di tengah berbagai keterbatasan.
Untuk itu, Songs for Sumatera, Human Initiative, diaspora Indonesia di Inggris, para musisi, seniman, KBRI London, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat bergotong royong memulihkan MIN 4 Aceh Tamiang.
BACA JUGA: Drag Race Maut di Kotamobagu Tewaskan 8 Orang, Kapolda Sulut Pastikan Proses Hukum
Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi mengapresiasi atas kolaborasi yang mendukung renovasi MIN 4 Aceh Tamiang.
"Bantuan ini sebagai pertanda bahwa nilai kemanusiaan mampu menyatukan berbagai pihak untuk menghadirkan harapan bagi masyarakat kita agar pulih lebih cepat, bangkit lebih kuat," ujar Armia Pahmi.
BACA JUGA: Kejagung Periksa 7 Saksi Kasus Pencucian Uang Febrie Adriansyah
Sementara itu, Vice President of Organizational Services & Development Human Initiative Andjar Radite menekankan makna pemulihan sekolah bagi keberlanjutan pendidikan.
"Hari ini kita tidak hanya meresmikan kembali sebuah sekolah. Kita sedang menyaksikan sebuah ruang belajar kembali pulih,” kata Andjar.
Kolaborasi tersebut memperbaiki 13 ruang kelas, ruang guru, ruang kepala sekolah, perpustakaan, mushola, toilet, saluran drainase, pagar sekolah, gapura, serta instalasi kelistrikan.
Selain itu, para mitra juga menyalurkan 723 paket seragam sekolah dan 713 paket school kits yang berisi tas serta alat tulis untuk mendukung kebutuhan belajar siswa.
Peresmian MIN 4 Aceh Tamiang menjadi bagian dari semangat #SumatraPulih. Kebersamaan membuat setiap langkah membawa manfaat yang lebih luas.
Melalui semangat Expanding Impact, kolaborasi terus membuka lebih banyak peluang untuk mendukung masyarakat.(Dit/JPNN)
Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi




