Semeru delapan kali erupsi dengan tinggi letusan capai 700 meter

antaranews.com
6 jam lalu
Cover Berita
Lumajang, Jawa Timur (ANTARA) - Gunung Semeru di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur mengalami delapan kali erupsi dengan tinggi letusan mencapai 800 meter di atas puncak pada Selasa pagi.

Erupsi pertama terjadi pada pukul 04.39 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 800 meter di atas puncak dan kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah tenggara.

"Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 19 mm dan durasi 132 detik," kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru Dany Erlangga Yosa Putra dalam laporan tertulis yang diterima di Lumajang, Selasa.

Kemudian gunung tertinggi di Pulau Jawa itu erupsi kembali berturut-turut pukul 04.56 WIB; 05.16 WIB; 05.54 WIB; pukul 06.30 WIB; pukul 06.56 WIB; pukul 07.37 WIB; dan pukul 08.23 WIB.

"Erupsi pukul 08.23 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 700 meter di atas puncak atau 4.376 meter di atas permukaan laut (mdpl)," katanya.

Menurutnya kolom abu vulkanik teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah tenggara, kemudian erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 13 mm dan durasi 55 detik.

Ia menjelaskan saat ini aktivitas vulkanik Gunung Semeru berada pada Status Level III (Siaga) dengan rekomendasi masyarakat tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi).

Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan, karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.

"Masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius lima kilometer dari kawah/puncak Gunung Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar)," katanya.

Ia meminta masyarakat mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru.

"Terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan," ucap Dany.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rupiah Melemah 40 Poin pada Pembukaan Perdagangan, Kurs Jadi Rp17.795 per Dolar AS
• 6 jam lalupantau.com
thumb
Dikenal Family Man, Kisah Cinta Justin Timberlake Tinggalkan Luka Mendalam bagi Britney Spears
• 13 jam laluviva.co.id
thumb
Kesaksian Istri Sumarna, Satpam Tewas di Waduk Jatiluhur Sempat Hilang Kontak | DIPO
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
Kepuasan Jemaah Haji 2026 Tembus 83,28, Qodari: Setiap Angka Adalah Masukan dari Jemaah
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
PPPK Tak Boleh Dirumahkan, Pemerintah Siapkan 3 Skema Bantu Pemda
• 19 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.