JAKARTA, KOMPAS.TV - Lebih dari dua pekan, polisi masih mendalami misteri kematian Sumarna, petugas keamanan yang ditemukan tewas di Waduk Jatiluhur, Purwakarta.
Kasatreskrim Polres Purwakarta AKP I Made Purwantara mengatakan, penyidik telah memeriksa 26 saksi serta menelusuri 21 titik CCTV.
Namun, upaya penyelidikan tidak mudah. Lokasi pertama kali Sumarna ditemukan berada di area waduk yang minim CCTV dan saksi.
Sumarna diketahui terakhir kali menjalankan piket malam di sebuah pos keamanan.
Jadwal piketnya berlangsung selama 12 jam, dari pukul 19.00 hingga pukul 07.00.
Polisi memastikan saat itu Sumarna berjaga seorang diri.
Penyidik kemudian melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah titik di pos jaga, termasuk mengambil sampel sidik jari.
Sampel tersebut kini masih menunggu pemeriksaan Laboratorium Forensik.
Polisi juga menelusuri pergerakan Sumarna menggunakan anjing pelacak.
Dari titik awal, anjing pelacak mengikuti jejak yang diduga mengarah ke kawasan waduk.
Di lokasi tersebut, polisi juga menemukan sejumlah hal yang masih menjadi bagian dari penyelidikan.
Sebelumnya, muncul informasi adanya suara gaduh dari sekitar lokasi sebelum azan subuh.
Di lokasi penemuan, Sumarna ditemukan bukan dalam kondisi mengapung, melainkan berada di dasar air. Ketika ditemukan, tangan Sumarna berada dalam kondisi terborgol ke belakang.
Kondisinya saat ditemukan juga menjadi salah satu fakta penting dalam penyelidikan.
Sumarna juga masih mengenakan seragam dinas lengkap dan dalam kondisi rapi.
Sementara itu, alat komunikasi milik korban ditemukan di ujung sebuah perahu dalam kondisi kering dan tidak mengalami kerusakan.
Polisi juga menemukan bercak darah di perahu tersebut.
Sementara itu, dugaan bahwa kematian Sumarna berkaitan dengan aksi vandalisme geng motor di sekitar waduk juga didalami polisi.
Bagaimana menurut Anda? Tuliskan di kolom komentar.
Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/ICSDQD3KW04
#sumarna #jatiluhur #kematian
Penulis : Elisabeth-Widya-Suharini
Sumber : Kompas TV
- dipo
- sumarna
- satpam
- waduk jatiluhur
- meninggal





