Bank umum syariah anak usaha Bank Central Asia (BCA), PT Bank BCA Syariah, tengah menyiapkan produk tabungan emas.
Direktur BCA Syariah Pranata atau yang akrab disapa Ata mengatakan, produk tersebut ditargetkan meluncur dalam waktu dekat.
“Terkait dengan instrumen emas, ke depan kita akan tambahkan produk tabungan emas juga. Segera, segera. Coming soon,” kata Ata dalam gelaran Media Update Kinerja BCA Syariah Semester I 2026, di Wisma BCA Syariah, Jakarta Timur, Selasa (11/8).
Ata mengatakan, emas masih memiliki prospek sebagai salah satu instrumen investasi, terutama untuk tujuan jangka panjang.
Dia menuturkan, secara historis harga emas dalam jangka panjang menunjukkan kenaikan. Bahkan dalam 10 tahun terakhir kenaikannya mencapai 260 persen.
Sementara itu, menurut Ata, instrumen investasi lainnya sangat dinamis. “Nah itu memang yang kita khawatirkan gitu, kita waspadai. Berkaca kepada yang terjadi di awal tahun, itu kan memang terjadi kenaikan yang signifikan, lalu terjadi penurunan juga yang signifikan,” jelasnya.
Meski demikian, Ata mengatakan BCA Syariah melihat adanya perubahan perilaku nasabah. Animo terhadap emas saat ini memang tidak setinggi pada awal tahun, meskipun semakin banyak nasabah yang memahami emas sebagai instrumen investasi jangka panjang.
“Nah dengan demikian kita masih melihat potensi itu, emas sebagai investasi jangka panjang, sebagai alternatif juga salah satunya,” tutupnya.





