JAKARTA, KOMPAS.com - Suku Dinas Pendidikan Jakarta Selatan Wilayah I menyatakan, Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kebayoran Lama Selatan 09 akan digabungkan dengan SDN Kebayoran Lama Selatan 11.
Kepala Suku Dinas Pendidikan Jakarta Selatan Wilayah I, Santoso, mengatakan pembangunan ulang gedung sekolah ditargetkan rampung dalam waktu satu tahun.
“Karena ini dilakukan oleh pihak ketiga, disampaikan paling tidak nanti ada waktu sekitar setahun bisa selesai,” kata Santoso ditemui di SDN Kebayoran Lama Utara 03, Jakarta Selatan, Selasa (11/8/2026).
Baca juga: Ketika Bendera Merah Putih Tak Lagi Ramai Diburu, Pedagang Rasakan Lesunya Daya Beli
Selama pembangunan berlangsung, murid dan guru dari kedua sekolah akan dipindahkan sementara ke sekolah lain mulai pertengahan Agustus 2026.
Sementara itu, pembangunan gedung baru dijadwalkan dimulai pada September 2026.
Santoso mengatakan, saat ini pihak sekolah mulai memindahkan barang-barang ke lokasi yang akan digunakan sebagai tempat belajar sementara.
Selanjutnya, pembongkaran kedua bangunan sekolah akan dilakukan mulai akhir Agustus 2026.
“Jadi mudah-mudahan proses bongkar juga di awal September sudah bisa selesai, dan mudah-mudahan setelah itu bisa langsung groundbreaking pembangunan gedung baru,” jelas Santoso.
Santoso mengatakan, pihaknya akan memperketat pengawasan agar pembangunan berjalan lancar dan tidak terhenti di tengah jalan seperti proyek pembangunan sekolah yang pernah terjadi di wilayah lain.
Baca juga: Kasus Kebakaran Gedung Bapenda Jakarta Dilimpahkan ke Polda Metro, Puslabfor Masih Olah TKP
Menurut dia, warga sekitar juga dapat turut mengawasi proses pembangunan tersebut.
Sebelumnya, atap empat ruang kelas di SDN Kebayoran Lama Selatan 09 roboh pada hari pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Rabu (27/11/2024).
Menurut wali murid, atap tersebut awalnya roboh secara perlahan sebelum akhirnya ambruk pada sore hari.
Setelah kejadian tersebut, kegiatan belajar mengajar dipindahkan ke SDN Kebayoran Lama Selatan 11 Pagi yang berada tepat di samping sekolah.
Kedua sekolah tersebut hanya dipisahkan oleh tembok dan terhubung melalui sebuah pintu berwarna biru yang dijuluki "Pintu Doraemon".
Murid SDN Kebayoran Lama Selatan 11 Pagi menggunakan ruang kelas pada pagi hari. Sementara itu, murid SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi menggunakan ruang kelas mulai pukul 13.00 WIB.
Baca juga: Dulu Rp 4 Juta Sehari, Kini Rp 1 Juta Sulit: Nestapa Pedagang Bendera di Tangerang Jelang 17 Agustus
Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo, mengatakan bangunan sekolah tersebut memang sudah cukup tua dan mulai rapuh dimakan usia.
Setelah meninjau kondisi ruang kelas yang dipenuhi puing-puing, Syafrin menilai sekolah tersebut memang sudah seharusnya direnovasi secara total.
“Penyebabnya tentu karena sekolah ini dibangun sejak 1974. Kemudian sempat ada renovasi tapi tidak mengubah struktur. Oleh sebab itu, karena termakan usia, maka ini yang kemudian jadi roboh,” jelas Syafrin saat meninjau sekolah, Kamis (23/7/2026).
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




