Dua Anggota TNI Berada di Mobil yang Tabrak Polisi Hingga Tewas, Ini Kata Kodam III Siliwangi

republika.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Kodam III Siliwangi turut berduka cita atas peristiwa kecelakaan lalu lintas hingga membuat Aiptu Asep Suhara anggota Polrestabes Bandung meninggal dunia karena menjadi korban tabrak lari seorang mahasiswa A pengemudi mobil sedan, Ahad (9/8/2206) subuh. Mereka pun saat ini telah memeriksa dua oknum anggota TNI yang diketahui berada di dalam mobil saat kejadian.

"Terkait dengan kejadian tersebut, kami dari Kodam III Siliwangi dan Pussenkav turut berduka cita yang setinggi-tingginya atas berpulangnya Aiptu Asep," ucap Kapendam III Siliwangi Kolonel Inf Mahmudin di Mapolrestabes Bandung, Selasa (11/8/2026).

Baca Juga
  • Penabrak Polisi Hingga Tewas di Bandung Ternyata Mahasiswa Sedang Mabuk Miras, Bawa 2 Anggota TNI
  • Komisi III DPR Minta Polisi Usut Tuntas Kematian Winda Lorenza Gowasa
  • Polisi Bakal Jemput Paksa Anak Kepala Dinas di Lampung Tersangka Penganiayaan Kekasih

Terkait dengan informasi yang beredar di media sosial, ia membenarkan bahwa yang mengendarai mobil sedan yaitu pria berinisial A, seorang mahasiswa perguruan tinggi swasta di Bandung. Selain itu, terdapat dua oknum anggota TNI yang berada di mobil yaitu Prada A dan Prada V.

Pihak Kodam mengaku masih melakukan pemeriksaan terhadap kedua anggota TNI itu. Keduanya saat ini masih berstatus saksi.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

"Saat ini yang bersangkutan dua orang ini sementara dijadikan saksi dulu di sini ada pemeriksaan, nanti akan lebih lanjut lagi akan kita lakukan pemeriksaan secara internal," kata dia.

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Belajar dari Universiti Teknologi Malaysia, Pendidikan Sosiologi Unismuh Makassar Dorong Kolaborasi untuk Perkuat Daya Saing Global
• 21 jam laluharianfajar
thumb
Bapak dan Anak Diduga Begal Anggota Polisi di Palembang, Motor Korban Dibawa Kabur
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Pemerintah Pastikan Belum Ada Komplain dari Negara Tetangga Terkait Asap Karhutla
• 20 jam lalutvonenews.com
thumb
Mengapa Ekspor Batubara Indonesia Turun?
• 6 jam lalukompas.id
thumb
Gempa magnitudo 5,1 guncang Bengkulu tak berpotensi tsunami
• 17 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.