Grid.ID - Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak (PA), Agustinus Sirait menyoroti perseteruan presenter Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah. Agus menyebut perseteruan itu bisa berdampak buruk pada psikis anak.
Seperti diketahui, Presenter Ruben Onsu dan Sarwendah kini memang tengah berseteru. Awalnya, keduanya mempermasalahkan perihal hak asuh anak, waktu pertemuan dengan anak (quality time) hingga pembagian nafkah.
Namun, konflik itu semakin memanas usai muncul rekaman video CCTV pertengkaran lama mereka hingga Sarwendah menyinggung soal isu perselingkuhan Ruben Onsu. Bahkan, keduanya juga sempat saling sindir di media sosial.
Di tengah memanasnya konflik itu, baru-baru ini Sarwendah dan Ruben Onsu kena tegur Komnas PA. Pihak Komnas PA menilai perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah terlalu berlarut-larut.
Padahal, menurut Komnas PA, konflik pasangan yang sudah bercerai itu bisa berdampak buruk pada psikis anak. Oleh karena itu, ia meminta agar Ruben dan Sarwendah segera menyelesaikan masalah itu dengan kepala dingin.
"Kita udah menyoroti bagaimana dampak orang tua yang berpisah. Saya udah sering mengimbau, mengatakan kepada Sarwendah dan Ruben Onsu fokus terhadap anak-anaknya," ujar Agustinus, dikutip dari YouTube Reyben Entertainment, Minggu (9/8/2026).
"Kan sudah diambil keputusan untuk berpisah, sehingga harusnya kedua belah pihak atau masalah orang tua itu harus dikaitkan dengan kondisi anak-anak," imbuhnya.
Agustinus mengaku miris dengan polemik Ruben Onsu dan Sarwendah. Ia juga mengungkap kekhawatirannya terhadap kondisi mental anak-anak mereka jika masalah ini terus menerus dibahas di media sosial.
"Sampai hari ini saya sangat miris sebetulnya, sampai dengan hari ini belum selesai-selesai perseteruannya. Coba bayangkan sepanjang empat/lima bulan anak-anak itu terganggu pasti psikisnya.
"Dan ingat ya, hari ini Sarwendah dan Ruben Onsu memperlihatkan kepada anak-anaknya adalah sikap orang tua yang seperti ini. Dan anak-anak itu pasti akan terganggu psikisnya," imbuhnya.
"Itu harus ditangani dengan baik dan harus segera dihentikan perseteruannya supaya mereka juga nggak membawa ini sampai nanti ke mereka dewasa," pintanya.
Lebih lanjut, Agustinus juga memberi saran agar Sarwendah dan Ruben Onsu tidak meributkan hal-hal lain selain urusan anak. Mengingat, Ruben dan Sarwendah telah resmi bercerai.
"Orang tua lupa, demi egonya. Ketika sepakat berpisah ya sudah tidak ada lagi mencampurkaitkan antara kepentingan ayah dan ibunya, udah berpisah."
"Fokus pada anak-anaknya, kepentingan terbaik untuk anak-anaknya. Harusnya menjadi kerja sama, namanya co-parenting," pungkasnya.
Tak hanya itu, Agustinus juga menyayangkan soal sikap Sarwendah yang membongkar isu perselingkuhan Ruben Onsu. Agustinus menilai, akibat hal tersebut, anak-anak mereka yang awalnya tidak tahu menjadi tahu mengenai hal tersebut.
"Sangat tidak baik (membongkar dugaan perselingkuhan) dan ini jadi contoh dan mereka merekam itu dengan baik.
"Nah, ini kan melebar ke mana-mana. Akhirnya anak yang mungkin tadinya enggak tahu peristiwa yang sekarang ini akhirnya jadi tahu."
"Kemudian nanti ketika anak itu ketemu dengan teman-temannya di sekolah, di tempat, di tempat bermain, pernah enggak membayangkan dia akan mungkin bisa aja kemungkin untuk dibully, untuk ditanyakan, akhirnya tersinggung dan nanti itu akan dia bawa terus, malu dan sebagainya. Jadi saya mengecam keras," ucap Agustinus menyentil konflik Sarwendah dan Ruben Onsu. (*)
Artikel Asli




