KOMPAS.TV – Persiapan ekshumasi makam almarhum Sutrimo di TPU Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Banyumas, Jawa Tengah, mulai dilakukan. Pemerintah desa memasang tenda dan menyiapkan air, sementara aparat kepolisian menjaga lokasi makam menjelang proses pembongkaran makam pada Rabu, 12 Agustus 2026.
Area makam Sutrimo telah dipasangi garis polisi untuk membatasi kerumunan yang mungkin menyaksikan pelaksanaan ekshumasi. Pemerintah Desa Wlahar menyatakan warga setempat tidak bersedia menjadi penggali kubur karena kasus tersebut merupakan yang pertama kali terjadi di desa itu.
Ekshumasi dilakukan setelah keluarga Sutrimo melaporkan dugaan pembunuhan atau pembunuhan berencana kepada polisi. Keluarga menyebut sejumlah hal sebagai kejanggalan, termasuk hilangnya kontak dengan pihak yang mengantar jenazah serta adanya busa yang keluar dari mulut Sutrimo pada detik-detik terakhir.
Kasus kematian Sutrimo kini resmi masuk tahap penyidikan. Ditreskrimum Polda Metro Jaya menjadwalkan ekshumasi untuk mencari bukti materiil terkait penyebab kematian Sutrimo. Dokter forensik juga menyebut jeda lebih dari dua minggu sejak korban dimakamkan dapat memicu pembusukan alami yang berpotensi menyulitkan pemeriksaan.
Perkembangan persiapan ekshumasi makam Sutrimo dibahas bersama jurnalis KompasTV dan juru kamera Herry Widodo.
#sutrimo #ekshumasi #banyumas #poldametrojaya #kematiansutrimo #kasussutrimo
Baca Juga: Ekshumasi Dimulai! Keluarga Ingin Penyebab Kematian Sutrimo Terungkap | KOMPAS MALAM
Penulis : Fauzan-Alhazmi
Sumber : Kompas TV
- sutrimo
- ekshumasi
- banyumas
- poldametrojaya
- kematiansutrimo
- kasussutrimo





