Setelah 7 Tahun Vakum, Liga Sepak Bola Wanita Indonesia Resmi Kembali Bergulir

medcom.id
4 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Sepak bola wanita Indonesia memasuki babak baru. PSSI di bawah kepemimpinan Erick Thohir resmi meluncurkan Indonesia Women's League (IWL), kompetisi sepak bola wanita yang dijadwalkan mulai bergulir pada 17 Oktober 2026.
 
Kehadiran IWL menjadi angin segar setelah kompetisi sepak bola wanita nasional sempat vakum dalam beberapa tahun terakhir. PSSI menegaskan liga ini tidak dibuat sekadar untuk memenuhi kalender kompetisi, tetapi diharapkan menjadi fondasi bagi pembangunan ekosistem sepak bola wanita secara berkelanjutan.
  Erick Thohir Tegaskan IWL Bukan Sekadar Pencitraan
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan sepak bola wanita tidak ditempatkan sebagai prioritas kedua dalam kepengurusan saat ini.
 
Menurut Erick, keberadaan IWL harus diikuti dengan perencanaan yang matang agar kompetisi dan klub peserta dapat berkembang dalam jangka panjang.

"Sepak bola wanita tidak pernah dinomorduakan oleh kepengurusan PSSI saat ini. Kita tidak ingin liga ini lahir hanya untuk pencitraan lalu mati di kemudian hari," tegas Erick saat peluncuran IWL di kantor I.League, Jakarta, Selasa (11/8/2026).
 
"Ini adalah komitmen jangka panjang, dibangun dengan kalkulasi matang agar ekosistem dan klub peserta bisa terus sustainable," lanjutnya.
 
Pernyataan tersebut menjadi sinyal bahwa PSSI ingin menjadikan IWL sebagai bagian dari pembangunan jenjang kompetisi sepak bola wanita sekaligus jalur pembinaan pemain menuju Timnas Putri Indonesia.
  IWL Hanya Diikuti Enam Klub dari Jabodetabek
IWL musim perdana akan bergulir menggunakan format centralized stadium yang seluruh pertandingannya terpusat di Stadion Soemantri Brodjonegoro, Jakarta.
 
Sebagai langkah awal, kompetisi ini diikuti enam klub dari kawasan Jabodetabek. Mereka adalah Bekasi FC, Persikad Depok, Dewa United, Persija Jakarta, Persita Tangerang, dan Garuda Yaksa.
 
Format tersebut menjadi pendekatan awal untuk membangun kompetisi yang lebih terukur sekaligus menjaga kesiapan klub peserta pada musim perdana.
  PSSI Ingin IWL Jadi Jalan Menuju Timnas Putri
Komisaris PT Liga Indonesia Putri sekaligus Anggota Exco PSSI, Vivin Cahyani Sungkono, menyambut positif bergulirnya kembali kompetisi sepak bola wanita secara terstruktur.
 
Vivin menyebut kehadiran IWL menjadi momentum penting bagi pemain wanita di berbagai daerah untuk terus mengembangkan kemampuan.
 
"Kami punya kerinduan yang sangat besar untuk menyelenggarakan Liga Putri secara konsisten. Pemain kita di seluruh Nusantara kini sedang bersukacita; mentalitas dan skills mereka akan terus diasah untuk menjadi pilar Timnas masa depan," kata Vivin.
 
Konsistensi kompetisi di level klub dinilai penting untuk menjaga pemain tetap mendapatkan pertandingan kompetitif. Dari sana, talenta-talenta baru diharapkan bisa muncul dan menjadi bagian dari regenerasi Timnas Putri Indonesia.
  I.League Siapkan Dukungan untuk Klub
Operator kompetisi juga memastikan kesiapan untuk mengawal penyelenggaraan IWL.
 
Direktur Utama PT I.League, Ferry Paulus, mengatakan pihaknya berkomitmen membuat kompetisi berjalan secara profesional. Dukungan finansial juga disiapkan agar klub peserta dapat mengikuti kompetisi dengan kondisi yang sehat.
 
"Kami di I.League berkomitmen penuh memastikan IWL berjalan profesional. Kami telah menyiapkan skema subsidi yang proporsional agar klub peserta dapat mengarungi kompetisi dengan sehat secara finansial," ujar Ferry.
 
Skema tersebut diharapkan dapat membantu klub membangun fondasi yang lebih kuat sekaligus menjaga keberlangsungan kompetisi pada musim-musim berikutnya.
  IWL Usung Konsep Sports Festival
CEO Indonesia Women's League, Tedy Cahyono, mengungkapkan bahwa IWL musim perdana tidak hanya mengedepankan pertandingan sepak bola.
 
Kompetisi ini akan mengusung konsep sports festival dengan sejumlah modifikasi dalam penyelenggaraan pertandingan. Selain itu, sistem drafting pemain juga diterapkan untuk membantu menciptakan keseimbangan kekuatan di antara enam peserta.
 
"Kami menerapkan konsep sports festival yang menggabungkan pertandingan putri dengan beberapa modifikasi menarik. Sistem drafting pemain juga telah kami lakukan untuk memastikan pemerataan kekuatan di antara enam tim peserta, sehingga kompetisi berjalan kompetitif sejak hari pertama," jelas Tedy.
 
Konsep tersebut diharapkan membuat IWL tidak hanya menjadi wadah pertandingan, tetapi juga menghadirkan pengalaman baru bagi pemain dan penonton.
  IWL Jadi Momentum Baru Sepak Bola Wanita Indonesia
Peluncuran Indonesia Women's League menjadi langkah penting bagi sepak bola wanita Indonesia untuk kembali memiliki kompetisi domestik yang terstruktur.
 
Dengan dukungan PSSI, PT I.League, dan pengelola IWL, kompetisi ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem yang lebih sehat, membuka ruang bagi talenta-talenta baru, serta menyediakan lebih banyak pertandingan bagi pemain wanita Indonesia.
 
Kick-off IWL dijadwalkan berlangsung pada 17 Oktober 2026. Enam klub peserta kini bersiap menjadi bagian dari babak baru sepak bola wanita Tanah Air.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KAH)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
MBG Tetap Jalan, Komisi XI Minta Tata Kelola Diperketat
• 17 jam laluliputan6.com
thumb
Liverpool Resmi Pinjam Ronald Araujo dari Barcelona Semusim Penuh
• 16 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Kapolri Hadiri Silaturahmi Pimpinan Lembaga Negara di Cilangkap, Perkuat Kebersamaan
• 8 jam laludetik.com
thumb
DPRD Surabaya Soroti Dugaan Jual-Beli Loker, Inspektorat Diminta Telusuri Pihak Lain
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Gempa Hari Ini Berkekuatan Magnitudo 4,6 Guncang Bengkulu Selatan
• 15 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.