Karhutla Meluas di Palangka Raya, Penderita ISPA Meningkat akibat Kabut Asap

rctiplus.com
5 jam lalu
Cover Berita
Karhutla Meluas di Palangka Raya, Penderita ISPA Meningkat akibat Kabut AsapNasional | inews | Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:59

PALANGKA RAYA, iNews.id - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus meluas di sejumlah wilayah Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, di tengah musim kemarau dan cuaca panas. Kabut asap yang ditimbulkan karhutla tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga berdampak terhadap kesehatan.

Salah satu kebakaran terjadi di Kelurahan Petuk Ketimpun, Kecamatan Jekan Raya. Kebakaran telah berlangsung selama dua hari dan hingga Selasa (11/8/2026) sore masih dalam proses pemadaman.

Tim Satgas Karhutla yang terdiri atas BPBD, TNI, Polri, Dinas Kehutanan Provinsi dan relawan dikerahkan untuk memadamkan api. Upaya tersebut juga diperkuat dengan satu unit helikopter water bombing milik BNPB.

Plt Kepala BPBD Kota Palangka Raya, Hendrikus Satria Budi mengatakan, luas lahan yang terbakar cukup signifikan. Api bahkan mulai merambat mendekati kawasan permukiman warga.

"Luasannya cukup besar dan sudah merambah ke daerah permukiman," kata Hendrikus di sekitar lokasi.

Baca Juga:Cerita Rudi Margono Ditunjuk Jadi Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah

Kondisi cuaca yang panas dan kering membuat lahan gambut mudah terbakar. Api juga lebih cepat merambat sehingga menyulitkan petugas dalam melakukan pemadaman.

Sementara itu, karhutla yang terjadi di sejumlah wilayah membuat Kota Palangka Raya diselimuti kabut asap, terutama pada pagi dan sore hari. Kondisi tersebut turut berdampak terhadap kesehatan masyarakat.

Data Puskesmas Bukit Hindu Palangka Raya menunjukkan adanya peningkatan jumlah warga yang mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Pada Juni 2026 tercatat 340 penderita ISPA, sedangkan pada Juli jumlahnya meningkat menjadi 354 orang.

Masyarakat diimbau mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah untuk mengurangi paparan asap. Warga juga diminta memperbanyak konsumsi air putih selama kondisi kabut asap masih terjadi.

"Kalau tidak ada keperluan mendesak sebaiknya di dalam rumah saja, terus kalau keluar rumah mesti pakai masker dan perbanyak minum air putih," ujar Staf Poli Umum Puskesmas Bukit Hindu Palangka Raya, Hermila.

Baca Juga:Pukat UGM: Pelimpahan Perkara Febrie ke Kejagung Tak Miliki Dasar Hukum

Pemerintah daerah bersama unsur terkait terus melakukan upaya penanggulangan karhutla di berbagai wilayah Palangkaraya. Pemadaman diharapkan dapat segera dilakukan agar kebakaran tidak semakin meluas dan dampak kabut asap terhadap masyarakat dapat ditekan.

#kalteng

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
DPRD Surabaya Soroti Dugaan Jual-Beli Loker, Inspektorat Diminta Telusuri Pihak Lain
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
Gempa 7,4 Magnitudo di Kolombia Menewaskan 111 Orang
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Harga Minyak Mentah Naik 5 Persen, Iran-Oman Belum Sepakat Buka Selat Hormuz
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
OJK Harap MSCI Segera Cabut Freeze Saham RI, Rebalancing Tak Signifikan
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Harga Batu Bara Menguat, Laba ITMG Naik 2 Digit tapi Arus Kas Operasi Anjlok 78%
• 2 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.