Airlangga Sebut Pemerintah Kantongi Nama Calon Gubernur Pusat Finansial 

katadata.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan calon Gubernur Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) sudah ada. Penentuan calon itu dilakukan seiring dengan rencana pemerintah mempercepat operasional lembaga. 

"Calonnya sudah ada, dari dalam pemerintah," kata Airlangga di selam menghadiri Musyawarah Anggota Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) 2026 di Jakarta, Selasa (11/8).

Airlangga menjelaskan pembentukan PFII menjadi tahapan utama sebelum kepengurusan ditetapkan. Dengan begitu  sehingga proses penunjukan gubernur maupun struktur organisasi belum dapat diumumkan kepada publik dalam waktu dekat.

Meski demikian Airlangga mengatakan pemerintah telah menyiapkan calon Gubernur PFII sebagai bagian dari persiapan operasional lembaga setelah seluruh proses pembentukan kelembagaan rampung sesuai rencana. Namun, saat ditanya identitas calon tersebut Airlangga belum bersedia mengungkapkan nama yang dimaksud. 

Ia menyatakan sosok tersebut berasal dari kalangan pemerintah dan akan diumumkan pada waktunya. Selain itu, menurut Airlangga pengumuman resmi mengenai calon gubernur beserta struktur kelembagaan PFII akan dilakukan setelah seluruh tahapan pembentukan lembaga selesai sesuai mekanisme yang telah disiapkan pemerintah.

Selain membahas kepemimpinan, Airlangga mengungkapkan pemerintah juga masih mematangkan lokasi operasional PFII dengan mempertimbangkan sejumlah alternatif yang dinilai strategis untuk mendukung fungsi kelembagaan.

Menurut Airlangga salah satu lokasi yang dipertimbangkan berada di kawasan milik InJourney dekat Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali. Termasuk Jakarta juga masuk dalam opsi awal.

Saat ini pemerintah masih mengkaji lokasi terbaik sehingga belum dapat memastikan termasuk apakah kawasan Danareksa di Jakarta atau lokasi lain akan dipilih sebagai kantor lembaga tersebut. Airlangga mengatakan seluruh keputusan mengenai kepemimpinan maupun lokasi PFII akan ditetapkan setelah kelembagaan resmi terbentuk sehingga proses transisi dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

"Salah satu yang dipertimbangkan kan ada wilayahnya Injourney di Bali, dekat airport. Tetapi ada, untuk periode awal di Jakarta juga dipertimbangkan. (Nanti) sesudah terbentuk nanti baru dipastikan," bebernya.

Sementara terkait jadwal pengumuman, Airlangga memberi sinyal agar publik menunggu pidato Presiden Prabowo Subianto mengenai Nota Keuangan pada 14 Agustus 2026.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kasus Kebakaran Gedung Bapenda Jakarta Dilimpahkan ke Polda Metro, Puslabfor Masih Olah TKP
• 10 jam lalukompas.com
thumb
Kontribusi perahu listrik bagi kawasan wisata Rammang-Rammang
• 14 jam laluantaranews.com
thumb
OJK dan BEI Buka Suara soal Dana Wakaf Masjid Istiqlal Masuk Pasar Modal
• 7 jam laluidxchannel.com
thumb
Bantah Mundur dari Kursi Menko PMK, Pratikno: Ini Lagi Bertugas Kok
• 6 jam laluidxchannel.com
thumb
Astagfirullah Artinya Apa? Ini Makna dan Keutamaannya
• 16 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.