Menjelajah Dunia Lewat Sketsa: Pameran Hybrid "Black & White Journey" Buka Ruang Apresiasi Seni Lintas Negara

tvonenews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Yogyakarta, tvOnenews.com — Sebuah pameran hybrid bertajuk "Black & White Journey" digelar dengan menampilkan perjalanan lintas negara dalam goresan pensil hitam putih.

​Dalam pameran ini, sang pelukis, Sita Adishakti tidak hanya menampilkan karya seni semata, tetapi juga berbagi kisah inspiratif di balik setiap goresannya yang tercipta saat ia melakukan perjalanan ke berbagai negara. Mulai dari Indonesia, Turki, Latvia, Swedia, Austria, Myanmar, Korea Selatan, hingga Taiwan.

Pameran ini menjadi istimewa karena menyajikan metode on-the-spot drawing, karya-karya dihasilkan secara spontan saat berada di lokasi, seringkali digambar langsung dari jendela kamar hotel atau restoran yang memiliki pemandangan arsitektur menakjubkan.

"Melalui goresan hitam putih di atas kertas, saya ingin mengajak para penikmat seni untuk ikut merasakan denyut kehidupan, sejarah, serta atmosfer tempat-tempat yang saya singgahi. Setiap garis memiliki cerita dan memorinya sendiri yang terekam secara spontan di lokasi," ujar Sita.Adhisakti, seniman di balik pameran Black & White Journey.

Tak sekadar pameran visual, Sita juga memanfaatkan format hybrid untuk berinteraksi langsung dengan para penikmat seni secara hibrida, menjawab berbagai pertanyaan, serta menceritakan filosofi mendalam di balik setiap karya yang dipamerkan.

Karya-karya tersebut merangkum banyak hal penting, mulai dari sejarah bangunan, pelestarian lingkungan, hingga keterlibatan masyarakat lokal. Pengunjung dapat menikmati keindahan arsitektur mulai dari Milwaukee, Amerika Serikat, hingga suasana damai di desa-desa pusaka dunia di Korea Selatan.

"Pameran ini menampilkan 86 karya sketsa saya selama perjalanan di berbagai negara. Saya buat baik saat di hotel maupun di kafe. Ada jendela yang menampilkan pemandangan yang indah dan memiliki makna tersendiri," ungkap Sita. 

Sita menunjukkan bagaimana dirinya mulai bereksperimen dengan teknik reproduksi pada media kanvas untuk menghasilkan karya dengan skala yang lebih besar, memperkaya pengalaman visual bagi siapa saja yang menikmati pamerannya.

Sesi pertama pameran dimulai 30 Juli 2026 dan akan berlangsung hingga 14 Agustus 2026. Pameran ini menampilkan karya sketsa sebagai dokumentasi perjalanan yang sarat makna di sepanjang tahun 2002 hingga 2018. Berbagai sketsa arsitektur ikonik dan pemandangan tersaji apik dalam balutan warna monokrom. 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
LABS Bakal Buyback 60 Juta Saham Tanpa Persetujuan RUPS
• 17 jam laluidxchannel.com
thumb
Pemadaman Kebakaran Gunung Bromo Terkendala Medan Ekstrem dan Angin Kencang
• 5 jam laluberitajatim.com
thumb
Bakar 25 Hektare Lahan Gambut untuk Sawit, Warga Pelalawan Ditangkap Polisi
• 22 jam lalurctiplus.com
thumb
Kapolri Hadiri Silaturahmi Strategis Pimpinan Lembaga Negara di Mabes TNI AL
• 8 jam laluokezone.com
thumb
Pegadaian Kanwil VI SulSelBarRa Maluku Dukung SDM Unggul, 11 Mahasiswa Baru Unhas Terima Beasiswa
• 9 jam laluterkini.id
Berhasil disimpan.