SPBU Cemplang Bogor Terbakar, Pengisian BBM BisKita Terdampak

kompas.com
13 jam lalu
Cover Berita

BOGOR, KOMPAS.com - Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengaku sempat kebingungan setelah SPBU Cemplang di wilayah Cilendek mengalami kebakaran.

Sebab, SPBU tersebut sudah menjalin kontrak untuk pengadaan solar BisKita TransPakuan sekitar 3.000 liter dalam satu harinya.

"Kalau kontrak pengadaan kan tidak mudah. Solar untuk Biskita 3.000 literan, belum lagi untuk Dinas LH, truk sampah. Kan enggak bisa kita pindah," kata Dedie kepada wartawan di Katulampa, Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa (11/8/2026).

Baca juga: SPBU Cemplang Bogor Terbakar Saat Mobil Isi Pertalite, Pengemudi Luka Bakar

Untuk sementara, pengisian bahan bakar dipindahkan ke SPBU di Panaragan.

Meski sudah dipindahkan, Dedie mempertanyakan kontrak dengan SPBU terkait penyelesaian perbaikan usai terdampak kebakaran.

"Masyarakat kan di luar enggak tahu, kebakaran mah kebakaran aja, padahal itu berimbas kepada pengadaan solar untuk LH maupun untuk Biskita. Jumlahnya banyak sekali," lanjut dia.

Dedie menyebut, dampak dari kebakaran tersebut perlu memikirkan diskon harga untuk tarif operasional BisKita pada hari kemerdekaan.

"Karena kan hari ini persoalannya karena kebakaran SPBU, kita kemarin sempat kebingungan. Jadi kita belum sempat ngomongin soal diskon dan lain sebagainya," jelas Dedie.

Kebakaran di SPBU Cemplang, Minggu (9/8/2026), diduga akibat korsleting kabel sebuah mobil.P

emilik SPBU Cemplang, Irena Hartanto (61) menjelaskan terdapat percikan api yang keluar dari bagian sebelah kiri mobil saat mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite.

Baca juga: Penampakan SPBU Cemplang Bogor Kebakaran, Dua Dispenser BBM dan Satu Mobil Hangus

Petugasnya sudah mengambil keputusan untuk menghentikan pengisian BBM dan ingin membantu mendorong mobil jenis Espas keluar dari SPBU.

Namun, mobil tersebut tidak dapat didorong karena dalam keadaan rem tangan.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Dia tiba-tiba ada percikan di daerah sebelah kiri sebenarnya. Sudah dimatikan kita enggak enggak mengisi tapi tetap keluar. Tapi mau didorong, dia di rem tangan jadi kita enggak bisa dorong," jelas Irena saat ditemui Kompas.com di Cemplang.

Pria yang mengendarai mobil itu mengalami luka bakar pada bagian tangan kiri.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Obesitas pada Perempuan Bisa Pengaruhi Kesuburan hingga Kesehatan Jantung
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Audiensi dengan Utusan Khusus Presiden Raffi Ahmad, Gemura: Anak Muda Harus Jadi Penggerak Transformasi Digital Menuju Indonesia Emas 2045
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
Kisah Syarif, Kurir SPX Express yang Viral karena Kembalikan Uang COD Rp 92 Juta
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Persik Bidik Gelar Internasional Pertama di Turnamen Malaysia
• 1 jam lalubola.com
thumb
Denny Sumargo Buka Suara soal Podcast Sarwendah, Singgung Isu Agama dan Rasis
• 6 jam laluintipseleb.com
Berhasil disimpan.