Penghuni Kos di Jakbar Protes, Terganggu Acara Ormas hingga Larut Malam

kompas.com
6 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang wanita penghuni kos merasa terganggu dengan adanya acara yang menyetel musik dangdut dengan kencang di sebuah taman di kawasan Tanjung Duren Utara, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Minggu (9/8/2026) malam.

Acara tersebut digelar oleh organisasi masyarakat (ormas) dalam rangka menyambut HUT RI.

Dalam unggahan akun X@Saintlux memperlihatkan wanita penghuni kos berusaha menegur sejumlah orang yang ada di acara tersebut.

Baca juga: Lahan TPS Liar di Tambora Jakbar Bakal Dijadikan Pos Damkar

Namun, wanita itu malah mendapatkan kata-kata yang tidak mengenakkan.

"Pindah!! Jangan kos di sini," teriak salah satu warga yang ada di acara itu kepada si wanita yang terlihat sambil merekam.

Menanggapi hal itu, Camat Grogol Petamburan Raditian Ramajaya membenarkan adanya keributan yang melibatkan wanita penghuni kos tersebut.

"Ya, kemarin juga saya sudah konfirmasi ke Pak RW. Memang kan lingkungan situ banyak kos-kosan," kata Raditian kepada Kompas.com, Selasa (11/8/2026).

Menurut Raditian, pengurus RW sebelumnya telah menginformasikan kepada masyarakat sekitar bahwa akan ada acara yang digelar oleh satu ormas di lokasi itu.

"Memang biasanya acara seperti itu sampai jam 23.00 WIB ya, cuma yang mengadakan ini salah satu ormas. Waktu itu agak lewat sedikit lah," kata dia.

Kegiatan yang digelar oleh salah satu ormas itu dalam rangka menyambut 17 Agustus atau Hari Kemerdaan RI.

Baca juga: Kecam Tantangan Hafalan Al Quran Hadiah Miras di The Sounds Project, MUI: Itu Penistaan Agama

Raditian memastikan, kasus ini telah diselesaikan secara kekeluargaan.

"Tapi sudah didamaikan, sudah dikasih penjelasan dan klarifikasi sama Pak RW. Pak RW juga sudah menghubungi dan didamaikan," jelas dia.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Raditian mengimbau kepada pengurus RW atau perangkat wilayah setenpat agar memberikan sosialisasi yang lebih masih kepada warga ketika mengadakan kegiatan.

"Sudah mengingatkan ke Pak RW agar sosialisasinya lebih dikuatkan lagi. Jangan sampai nanti ada warga yang tidak terinfokan," tutur dia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
I.League Luncurkan IWL 2026/27, Kick-off 17 Oktober
• 43 menit lalucelebesmedia.id
thumb
Ugal-ugalan Naik Motor di Bogor, Gerombolan Pemuda Diamankan Polisi
• 20 jam laludetik.com
thumb
Waka DPRD DKI Dukung TransJ Kelola Transportasi Pulau Seribu: Bangun Awareness
• 22 jam laludetik.com
thumb
Ada Diskon Tiket Kereta Api 17 Persen Saat HUT ke-81 RI, Simak Cara Dapatnya
• 10 jam lalukompas.com
thumb
Cuaca Hari Ini: Jakarta Diperkirakan Cerah, Bogor Berawan
• 1 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.