Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah telah mengantongi nama calon Gubernur Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII). Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan kandidat yang akan memimpin lembaga tersebut berasal dari kalangan internal pemerintah.
Meski demikian, Airlangga masih enggan mengungkap identitas sosok yang dipersiapkan untuk menduduki posisi strategis tersebut.
"Calonnya sudah ada. Dari dalam pemerintah. Belum lah, nanti kita umumkan," kata Airlangga, Selasa (11/8/2026).
Selain menyiapkan calon pimpinan, pemerintah juga masih mematangkan lokasi operasional PFII. Menurut Airlangga, terdapat beberapa alternatif yang tengah dikaji, termasuk kawasan milik InJourney di Bali yang berada dekat bandara internasional.
"Salah satu yang dipertimbangkan ada wilayah InJourney di Bali, dekat airport," ujarnya.
Namun, Airlangga menegaskan bahwa Jakarta juga masih masuk dalam opsi untuk tahap awal pengembangan pusat finansial internasional tersebut.
"Tetapi untuk periode awal, Jakarta juga dipertimbangkan," tambahnya.
Saat ditanya mengenai kemungkinan PFII berlokasi di kawasan Danareksa di Jakarta, sebagaimana sempat mengemuka sebelumnya, Airlangga mengatakan keputusan final belum ditetapkan.
"Belum, belum. Sesudah terbentuk nanti baru dipastikan," katanya.
Sebagai informasi, PFII disiapkan pemerintah sebagai pusat jasa keuangan dan bisnis internasional yang diharapkan mampu meningkatkan daya saing Indonesia dalam menarik investasi global serta memperkuat posisi Indonesia sebagai hub keuangan regional.
(haa/haa)




