Ngadu ke Dedi Mulyadi, Atlet Renang Jabar Curhat Bonus Rp30 Juta Belum Cair, Sempat Singgung Soal Dugaan Korupsi

grid.id
4 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Seorang Atlet Renang Jawa Barat mengadu kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi perihal bonus Rp30 juta yang belum kunjung cair. Mendengar aduan tersebut, Dedi Mulyadi sempat kaget.

Adapun aduan itu diungkapkan oleh sang atlet di sebuah acara kuliah umum interaktif di Jatinangor, Jawa Barat, Senin (10/8/2026). Di panggung terbuka itu, pria yang telah lolos membela Jawa Barat di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) ini melayangkan pertanyaan menohok yang langsung membuat suasana menjadi riuh.

Ya, atlet renang Jabar itu menyampaikan bahwa bonus Rp30 juta yang dijanjikan belum kunjung turun. Bahkan, ia menyebut adanya informasi mengenai dugaan penyalahgunaan dana bonus di tingkat daerah.

"Mau nanya itu, Pak, bonus atlet yang POPNAS sama POPDA kemarin, semuanya belum cair, yang dikorupsi sama Bekasi," ujar atlet tersebut dilansir TribunStyle.com.

Mendengar ucapan atlet renang Jabar soal dugaan korupsi itu, Dedi Mulyadi langsung kaget. Ia pun menanyakan soal bonus yang dimaksud oleh atlet tersebut.

"Yang mana? yang mana? saya kan enggak tau semua urusan," tanya Dedi.

"Yang ini pak, dari bapak," kata sang atlet.

"Emang dijanjiin bonus?" tanya Dedi lagi.

Dedi pun sempat kebingungan dengan masalah bonus itu. Namun, atlet itu meyakinkan Dedi bahwa ada janji bonus yang diberikan kepadanya.

"Iya pak. Kemarin tanda tangan di Dispora Jabar," imbuh atlet.

 

"Kan saya enggak ngejanjiin bonus kan?" tanya Dedi menegaskan.

"Rp30 juta (bapak tanda tangan)," timpal sang atlet.

Gubernur Jawa Barat itu lantas memastikan terkait bonus sang atlet.

"Oh kamu sudah tanda tangan, duitnya belum turun?" tanya Dedi guna meyakinkan.

"Udah. (Tekennya) Maret tahun sekarang," ungkap atlet renang Jabar tersebut.

"Dicek, kalau memang itu, besok turun, Asep urusin ke Kadispora," kata Dedi membakar harapan.

Dedi kemudian menghubungi Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja melalui telepon. Namun sayang, panggilan tersebut tidak mendapat jawaban.

Dedi kemudian mengatakan persoalan bonus tersebut telah diproses dan meminta atlet bersabar. Ia juga memastikan bahwa bonus itu akan turun di Minggu ini. Tak lupa, Dedi meminta agar atlet tersebut bersabar.

"Tuh ya, saksi. Aku sudah telepon tapi belum diangkat. Salah bukan di gubernur, loh. Sudah diproses, minggu ini turun," ujar Dedi dilansir TribunWow.com.

Sementara itu, pernyataan mengenai dugaan korupsi dalam kasus ini masih merupakan klaim yang disampaikan atlet dan belum dapat dianggap sebagai fakta hukum. (*)

 

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Yaqut Bantah Terima Uang dari Kuota Haji Tambahan
• 9 jam lalujpnn.com
thumb
Inter Milan Sudah Hampir Capai Kesepakatan Beli Spence dari Spurs Setelah Dumfries Dibajak Madrid
• 18 jam laluharianfajar
thumb
Nusron soal Isu Reshuffle Usai 17 Agustus: Hak Presiden, Tak Elok Bicara Itu
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Deretan Shio Ini Diprediksi Alami Titik Balik Karier, Keuangan Makin Stabil di Usia Matang
• 4 jam laluviva.co.id
thumb
IHSG Rebound saat Saham Prajogo-Bakrie Cs Bersiap Pengumuman MSCI
• 1 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.