IHSG Diproyeksi Bervariasi, Pasar Cermati Data Penjualan Ritel

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bervariasi pada Rabu (12/8). Sebelumnya, IHSG berakhir di zona merah, dengan ditutup melemah 97,49 poin atau 1,53 persen ke level 6.267,88 pada penutupan perdagangan Selasa (11/8).

Secara teknikal, Phintraco Sekuritas mencatat adanya penyempitan histogram positif MACD, sementara Stochastic RSI bergerak melemah di area pivot. IHSG juga ditutup di bawah level MA10, tetapi masih bertahan di atas MA20.

“Diperkirakan IHSG akan menguji level support di 6.180-6.200,” tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya, dikutip Rabu (12/8).

Phintraco mencatat, dari sisi domestik penjualan ritel Indonesia tercatat turun 3,0 persen secara tahunan (yoy) pada Juni 2026, setelah sebelumnya mengalami penurunan 3,9 persen yoy pada Mei 2026.

“Penurunan yang mulai melambat ini mencerminkan dampak awal dari langkah stimulus pemerintah yang bertujuan mendorong daya beli masyarakat dari kenaikan tekanan biaya,” tulis Phintraco.

Secara bulanan, penjualan ritel tumbuh 0,7 persen (mtm), sekaligus menjadi pertumbuhan pertama dalam tiga bulan terakhir. Kelompok masyarakat menengah atas diperkirakan masih menjadi penopang utama penjualan ritel.

Sementara itu, penjualan mobil di Indonesia meningkat 33,3 yoy menjadi 81.115 unit pada Juli 2026. Kemudian, penjualan sepeda motor menunjukkan pertumbuhan yang cukup kuat. Penjualan pada Juli 2026 meningkat 8,3 persen secara tahunan menjadi sekitar 636 ribu unit, setelah sebelumnya hanya tumbuh 1,1 persen secara tahunan pada Juni 2026.

Untuk perdagangan Rabu (12/8), Phintraco Sekuritas merekomendasikan saham MEDC, TKIM, ULTJ, CUAN dan BUKA sebagai pilihan utama.

Di sisi lain, analis MNC Sekuritas melihat pelemahan pada Selasa (11/8) masih didominasi oleh tekanan jual, meskipun volume cenderung mengecil. Dalam skenario terbaik, posisi IHSG diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave v dari wave (c) dari wave [iv].

“Hal tersebut berarti IHSG berpeluang menguat dengan target 6.440-6.544,” kata MNC Sekuritas melalui risetnya.

Kendati demikian, dalam skenario merah, MNC Sekuritas memproyeksi IHSG sudah menyelesaikan wave (a) pada pola diagonal dan rawan terkoreksi ke rentang 5.890-6.192 untuk membentuk wave (b).

Adapun analis MNC Sekuritas merekomendasikan saham AMRT, EMAS, HRUM, dan ICBP untuk diperhatikan sepanjang Rabu (12/8).

Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya didasarkan pada pertimbangan dan Keputusan pembaca. Berita ini bukan merupakan ajakan untuk membeli, menahan, atau menjual produk investasi tertentu


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Lewat Kemenpora, Indonesia dan Australia Perkuat Pembinaan Atlet Muda
• 11 jam lalurepublika.co.id
thumb
Advokat Dodi: Kenapa Kesalahan Orang Lain Dibebankan ke Gus Yaqut
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
HUT ke-81 RI, Pelindo Beri Layanan Kesehatan Gratis untuk 200 Warga Rentan di Makassar
• 8 jam lalurepublika.co.id
thumb
Produk Cokelat Bubuk dan Karbon Aktif RI Siap Jajaki Pasar Timur Tengah
• 6 jam laluidxchannel.com
thumb
Unimerz Resmi Terima SK Pembukaan Program Studi Magister Pendidikan Jasmani, Sarjana Kedokteran, dan Pendidikan Profesi Dokter
• 16 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.