LOMBOK, KOMPAS.TV - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Padangbai, Heri Wiyanto mengungkap data manifes KMP Putri Yasmin yang terbakar di Selat Lombok, Rabu (12/8/2026) pagi.
Kapal tersebut mengalami kebakaran saat dalam perjalanan dari Pelabuhan Padangbai, Bali, menuju Pelabuhan Lembar, Lombok.
"Untuk jumlah manifes, untuk penumpang 114, terdiri dari sopir dan penumpang kendaraan sebanyak 44, penumpang R2 (roda 2) sebanyak 53, penumpang jalan kaki sebanyak 17, itu yang tercantum di manifes," kata Heri dalam program Breaking News KompasTV, Rabu pagi.
Ia menambahkan, awak buah kapal (ABK) termasuk nakhoda KMP Putri Yasmin ada sebanyak 17 orang berdasarkan data di surat persetujuan berlayar.
Heri menyatakan KMP Putri Yasmin sudah dipastikan kelayakannya sebelum berangkat.
Baca Juga: Basarnas Ungkap Korban Kapal Mutiara Sentosa II 238 Orang, Pastikan Sesuai dengan Jumlah Penumpang
Adapun pihaknya masih menginvestigasi kejadian terbakarnya KMP Putri Yasmin, berkoordinasi dengan KSOP Lembar.
Heri mengungkap, fokus pihaknya pada Rabu pagi hari ini adalah untuk mengevakuasi penumpang terlebih dahulu.
Mengenai evakuasi, ia menyebut evakuasi penumpang KMP Putri Yasmin dilakukan oleh kapal-kapal yang melintas pada lintasan Padangbai-Lembar.
Selain itu, Heri menyatakan posko layanan untuk korban sudah dibuka, terutama di Pelabuhan Padangbai dan Lembar.
Ia mengatakan, KSOP Padangbai juga sudah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menyiapkan cek kesehatan bagi penumpang yang dievakuasi guna memastikan penumpang tersebut dalam keadaan sehat.
Menurutnya, pada Rabu pagi ini sudah ada beberapa keluarga dari penumpang KMP Putri Yasmin yang stand by di posko layanan.
Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- kmp putri yasmin
- kapal
- kapal terbakar
- kebakaran kapal
- kebakaran
- ksop padangbai





