HARIAN.FAJAR.CO.ID, MOSKOW—Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa mantan marinir Robert Gilman, yang telah dipenjara di Rusia sejak 2022, akan kembali ke Amerika Serikat malam ini menyusul pembicaraan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.
“Saya bangga mengumumkan bahwa Warga Negara Amerika Robert Gilman, seorang mantan Marinir Amerika Serikat, akan pulang ke RUMAH!” kata Trump di platform Truth Social miliknya dikutip TRT World.
Trump mengatakan Rusia setuju untuk membebaskan Gilman setelah diskusinya dengan Putin, seraya menyebut keputusan itu diambil semata-mata atas dasar kemanusiaan.
“Kami menghargai keputusan ini, dan fakta bahwa Rusia tidak meminta imbalan apa pun—tidak ada pertukaran yang terjadi,” ujarnya.
“Robert akan mendarat di Pangkalan Angkatan Udara Andrews, Washington, DC, malam ini, di mana perwakilan saya—beberapa di antaranya berada di pesawat bersamanya—akan menyambut kepulangan Robert,” tulisnya.
Trump mengatakan pemerintahannya telah menjadikan pembebasan warga Amerika yang ditahan di luar negeri sebagai prioritas, seraya mengklaim telah memulangkan ratusan orang kepada keluarga mereka.
Membutuhkan perawatan medis
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan bahwa Gilman bergabung dengan lebih dari 100 warga Amerika yang telah dibebaskan oleh Presiden Trump selama masa jabatan keduanya.
“Kami berterima kasih kepada Rusia karena telah bekerja sama dengan Utusan Khusus Steve Witkoff untuk membebaskan Gilman dan mengizinkannya menerima perawatan medis yang diperlukan di Amerika Serikat,” tulis Rubio di X.
“Meskipun kami menghargai langkah positif ini, kami terus mengupayakan pemulangan segera semua warga Amerika lainnya yang ditahan secara tidak adil, termasuk Stephen Hubbard yang ditahan secara keliru. Presiden tidak akan berhenti sampai semua warga Amerika yang ditahan secara tidak adil kembali ke tanah air,” tambahnya.
Global Reach, sebuah kelompok yang berupaya membebaskan Gilman dan tahanan Amerika lainnya di luar negeri, menyatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Gilman mengalami perlakuan keras dan kasar selama masa penahanannya. (amr)





