Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran Sejauh 1,8 Kilometer

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Gunung Merapi yang berada di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengeluarkan awan panas guguran pada Rabu (12/8) pagi.

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat awan panas guguran terjadi pada pukul 08.50 WIB.

"Terjadi awan panas guguran di Gunung Merapi Rabu, 12/08/2026, pukul 08:50 WIB," kata BPPTKG dalam keterangan resminya.

Awan panas guguran tersebut meluncur sejauh 1,8 kilometer ke arah barat daya dan selatan. Berdasarkan catatan BPPTKG, awan panas guguran memiliki amplitudo maksimum 49,58 milimeter dengan durasi 82,61 detik.

"Estimasi jarak luncur 1.800 m (meter) dengan amplitudo maks 49,58 mm durasi 82,61 detik mengarah ke barat daya (hulu Kali Krasak) dan selatan (hulu Kali Boyong)," kata BPPTKG.

BPPTKG mengimbau masyarakat untuk menjauhi daerah bahaya serta alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi.

"Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya dan alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi serta mematuhi rekomendasi resmi," ujarnya.

Saat ini, Gunung Merapi masih berstatus Level III atau Siaga.

Berdasarkan status tersebut, potensi bahaya berupa guguran lava dan awan panas berada di sektor selatan-barat daya, yakni Sungai Boyong sejauh maksimal 5 kilometer serta Sungai Bedog, Krasak, dan Bebeng sejauh maksimal 7 kilometer.

Sementara itu, di sektor tenggara, potensi bahaya meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 kilometer dan Sungai Gendol sejauh maksimal 5 kilometer.

Apabila terjadi letusan eksplosif, lontaran material vulkanik dapat menjangkau radius hingga 3 kilometer dari puncak Gunung Merapi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Meriahkan Hari Kemerdekaan dengan Rumah yang Lebih Nyaman
• 2 jam laluharianfajar
thumb
Ayudia Bing Slamet soal Styling Hijab, Jangan Merasa Punya Kekurangan
• 20 jam lalugrid.id
thumb
Didorong Masyarakat, Benyamin Patondok Disebut Layak Maju sebagai Calon DPD RI dari Sulsel
• 21 jam laluharianfajar
thumb
Jabodetabek Masih Jadi Magnet tapi 7 Fakta Ini Tunjukkan Peta Hunian Kian Meluas
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
DPR Kecam Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras
• 4 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.