Label ‘AI Persona’ ini akan memberikan identifikasi pada para pembuat konten dan musisi yang dibuat dengan bantuan AI dan bukan orang sungguhan.
IDXChannel—Platform streaming Spotify berencana untuk meluncurkan label ‘AI Persona’ pada pertengahan September tahun ini. Pemasangan label ini diharapkan dapat membantu pendengar mengidentifikasi akun atau profil pembuat konten.
Label ‘AI Persona’ ini akan memberikan identifikasi pada para pembuat konten dan musisi yang dibuat dengan bantuan AI dan bukan orang sungguhan. Dengan demikian, pendengar dapat mengetahui apakah musisi yang didengarnya adalah orang sungguhan.
Seperti diketahui, sejak penggunaan artificial intelligence (AI) meluas, saat ini banyak konten dibuat dengan AI. Penggunaan AI ini bahkan mencakup pembuatan persona. Yakni akun-akun yang aktivitas online-nya tampak nyata, tetapi sebenarnya adalah AI yang sedang beroperasi.
“Pendengar sudah jelas sekali mengatakan kepada kami bahwa mereka tidak suka melihat profil musisi yang kelihatannya manusia, tetapi ternyata akun itu adalah persona yang dibuat dengan AI,” kata Spotify dalam pernyataan resminya.
Melansir Reuters (12/8/2026), pemasangan label ‘AI persona’ ini bertujuan untuk meningkatkan transparansi kepada para pendengar yang menggunakan layanan Spotify.
Sebelumnya, pada April, Spotify telah meluncurkan label ‘Verified by Spotify’, yakni sebuah label untuk menandakan bahwa profil telah ditinjau dan memenuhi standar keaslian oleh Spotify.
“Beriringan dengan profil musisi yang mencantumkan diri sebagai persona AI, kami juga mulai menerapkan label untuk profil-profil yang relevan,” lanjut Spotify.
Selain memasang label untuk profil persona AI, Spotify juga tidak akan memasukkan profil-profil buatan kecerdasan imitasi itu ke algoritma rekomendasi personal yang kelak akan diterima pendengar, kecuali si pendengar mengikuti akun si persona AI.
Setelah label persona AI ini meluncur, akun-akun buatan AI akan mencantumkan status profilnya (apakah asli oleh manusia atau buatan AI).
(Nadya Kurnia)





