Probolinggo: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo mengatakan titik api kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur sudah padam.
Dua titik api masih dipadamkan yakni di P30, Probolinggo, dan Dingklik, Pasuruan, Selasa, 11 Agustus 2026. Pemadaman dilakukan dengan metode water bombing menggunakan tiga helikopter karena lokasi berada di tebing yang sulit dijangkau secara manual.
"Alhamdulillah informasi yang kami dapat bahwa di kawasan P30, Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo sudah tidak terlihat titik api dan yang masih menyala di kawasan Dingklik, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief, dilansir dari Antara, Rabu, 12 Agustus 2026.
Baca Juga :
Dari total 34 titik api sebelumnya, masih terdapat satu titik api di kawasan Dingklik yang belum padam. Seluruh petugas dikerahkan memadamkan karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo, Tengger, Semeru (TNBTS), Kabupaten Pasuruan.
"Semua potensi dari BPBD sudah diturunkan mulai dari kendaraan Damkar dari Surabaya, Malang, Nganjuk, Jombang, Kabupaten/Kota Pasruan, Mojokerto, dan Probolinggo untuk fokus di Pasuruan," tuturnya.
Sebelumnya, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menargetkan pemadaman karhutla Gunung Bromo tuntas pada Jumat, 14 Agustsu 2026. Tiga unit helikopter dikerahkan untuk menjangkau titik api yang sulit dikendalikan dari darat.
"Titik api di kawasan P30 Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo serta wilayah Dingklik di Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan terpantau kondisi medan yang berupa tebing dan sulit dijangkau membuat pemadaman secara manual menghadapi kendala," ungkapnya.
Petugas BPBD Probolinggo masih memantau adanya titik api di kawasan TNBTS pada Kamis (6/8/2026). ANTARA/HO-BPBD Probolinggo
Pemerintah menargetkan titik api di kawasan TNBTS dapat dituntaskan secepatnya. Sejumlah helikopter yang digunakan dalam operasi pemadaman akan dialihkan untuk membantu penanganan kebakaran di lokasi lain.
"Total luas kawasan yang terdampak karhutla Bromo hingga Selasa (11 Agustus) mencapai sekitar 889 hektare. Area terbakar tersebut tersebar di empat wilayah, yakni Kabupaten Probolinggo, Lumajang, Malang dan Pasuruan,” jelasnya.
Tim gabungan terus berjibaku untuk memadamkan karhutla yang berada di kawasan TNBTS dan diharapkan tidak muncul titik api baru. Masyarakat juga diimbau tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu potensi kebakaran.




