Polres Buleleng meluruskan kasus pelecehan seksual yang dialami seorang turis asing di kawasan wisata di Lovina, Desa Kalibukbuk, Kab. Buleleng, Bali. Korban merupakan WN Taiwan (sebelumnya pihak desa menyebut WN China).
Kasus itu kini tengah diselidiki. Polisi juga telah berkoordinasi dengan atase kepolisian Taiwan di Indonesia.
“Kami telah berkoordinasi dengan Atase Kepolisian Taiwan di Indonesia agar dapat berkomunikasi secara langsung dengan korban untuk melakukan investigasi terkait kejadian ini,” kata Kapolres Buleleng, AKBP Ruzi Gusman, pada Rabu (12/8).
Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (8/8) pagi, ketika turis Taiwan tersebut sedang membuat konten outfit check di pinggir jalan kawasan wisata Lovina. Ketika sedang merekam konten, seorang pria yang tidak dikenalnya datang menghampiri.
Pria tersebut mengajak korban berjabat tangan sambil menyampaikan harapan agar liburannya menyenangkan. Pada awalnya, korban menganggap tindakan tersebut sebagai bentuk keramahan warga lokal. Namun, situasi berubah ketika jabat tangan berlangsung cukup lama, sehingga korban merasa tidak nyaman.
Dalam unggahan di akun Instagram @aurosa_a, korban mengaku merasa tidak nyaman hingga mengalami trauma dan menangis sepanjang perjalanan kembali ke tempat penginapan.
“Langkah koordinasi dengan Atase Kepolisian Taiwan dilakukan untuk memperoleh informasi secara langsung dari korban sekaligus memastikan wisatawan tersebut mendapatkan rasa aman selama berada di Bali,” jelas Ruzi.
Ruzi menjelaskan, kepolisian juga melakukan pendekatan bersama aparatur Desa Kalibukbuk terhadap seorang warga berinisial WS (68) yang diduga merupakan pelaku dalam kejadian tersebut. Kepada kepolisian, WS mengakui kesalahannya.
“WS menyatakan tidak akan mengulangi perbuatannya. Pernyataan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan yang telah dibubuhi tanda tangan oleh yang bersangkutan,” terangnya.
Polres Buleleng juga menyatakan proses penanganan terhadap kejadian tersebut dilakukan sebagai bentuk respons terhadap informasi yang berkembang, sekaligus menjaga situasi keamanan di kawasan wisata Lovina.





