Bilal Hasan Cetak Sejarah di Dana White's Contender Series Usai Menang KO 45 Detik

tvonenews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan sukses mengukir sejarah di ajang Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 setelah meraih kemenangan KO hanya dalam waktu 45 detik. Bahkan ia sampai mendapatkan pujian dari CEO UFC, Dana White.

Kemenangan tersebut diraih oleh Bilal Hasan (9-0, 1 NC) saat mengalahkan Mridul Saikia (9-2-0) lewat KO hanya dalam 45 detik pada ronde pertama di kelas terbang (flyweight). 

Saat itu Bilal Hasan tampil dominan sejak detik pertama pertandingan. Sebuah pukulan tangan kanan keras membuat Saikia terjatuh ke kanvas, sebelum The Indo Ninja mengakhiri laga melalui rentetan serangan lanjutan hingga wasit menghentikan pertarungan.

Kemenangan gemilang tersebut memastikan Bilal memperoleh kontrak UFC dari Dana White. Tak hanya itu, ia juga mencatatkan sejarah dalam ajang Dana White's Contender Series (DWCS).

Selain menjadi salah satu petarung dengan kemenangan tercepat di DWCS, Bilal Hasan juga mencetak sejarah setelah menyandang status sebagai petarung favorit terbesar dalam sejarah DWCS dengan peluang taruhan mencapai -5000.

Alhasil The Indo Ninja pun menuai pujian dari Dana White, yang menilai bahwa ia mampu membuktikan kualitasnya meski datang dengan beban ekspektasi yang sangat tinggi.

"Ini adalah keputusan yang sangat mudah, tanpa perlu dipikir dua kali. Meski datang dengan ekspektasi yang sangat besar, dia (Bilal) benar-benar berhasil memenuhi semua harapan itu," kata Dana White, dilansir dari Yahoo Sports.

"Ketika kamu menjadi favorit terbesar dalam sejarah Dana White's Contender Series selama 10 tahun penyelenggaraannya, inilah cara yang seharusnya kamu tampilkan saat menghadapi lawan, dan kamu benar-benar melakukannya. Saya sangat antusias melihat masa depanmu. Saya benar-benar tidak sabar menantikan pertarungan pertamamu di UFC." jelasnya.

Di sisi lain, Bilal mengaku tidak pernah menganggap status tersebut (sebagai favorit) sebagai tekanan. Menurut petarung berusia 25 tahun itu, dirinya sudah terbiasa menyandang predikat favorit sejak berkarier di level regional sebelum akhirnya menembus Dana White's Contender Series.

"Tekanan sebenarnya adalah sebuah kehormatan. Untungnya, sejak berkarier di level regional, saya selalu menjadi favorit, jadi saya sudah terbiasa dengan situasi itu," kata Bilal Hasan saat wawancara pasca pertarungan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
2,4 Juta Anak Perempuan Afghanistan Dilarang Sekolah Sejak Taliban Berkuasa
• 2 jam laludetik.com
thumb
Pigai Perintahkan Jajaran KemenHAM Bantu Kendalikan Dampak El Nino
• 23 jam laludetik.com
thumb
Bea Cukai Langsa dan Bea Cukai Medan Gagalkan Penyelundupan Moge dan Suku Cadang Ilegal Senilai Rp1,8 Miliar
• 23 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Tampil di Tiga Ajang Balap, Toyota Gazoo Kunci Gelar Rally 2026
• 20 jam lalurepublika.co.id
thumb
Mahasiswa UBSI Ikuti KKN Tematik Sumatra Barat 2026
• 7 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.