HARIAN.FAJAR.CO.ID, WAJO – Partai Amanat Nasional (PAN) terus memperkuat konsolidasi akar rumput menjelang kontestasi politik mendatang.
Ratusan relawan PAN di Kabupaten Wajo resmi dikukuhkan untuk memperkuat mesin pemenangan partai sekaligus memperluas pendidikan politik kepada masyarakat.
Pengukuhan relawan tersebut dilakukan Anggota DPR RI Komisi XI sekaligus Pembina PAN Sulsel Andi Yuliani Paris (AYP) di Gedung Dermawan Kabupaten Wajo pada Rabu, 12 Agustus 2026.
AYP menegaskan bahwa pembentukan relawan bukan sekadar persiapan menghadapi pemilu, melainkan bagian dari strategi membangun kekuatan politik yang berakar kuat di tengah masyarakat.
“Saya kemarin melantik seribu lebih relawan PAN di Bone. Kita ingin mengembalikan kejayaan PAN, utamanya di Wajo. Saya yakin relawan yang hadir hari ini mampu memberikan pendidikan politik kepada keluarga dan tetangganya,” kata AYP.
Menurutnya, masyarakat harus semakin memahami bahwa memilih calon legislatif maupun kepala daerah tidak boleh didasarkan pada praktik politik uang maupun pemberian sembako.
AYP menekankan relawan PAN harus menjadi garda terdepan dalam mencerdaskan masyarakat dan mengawal lahirnya demokrasi yang sehat.
“Saya ingin relawan yang direkrut ini menjadi garda terdepan memberikan pendidikan politik kepada masyarakat. Kita ingin pemilu ke depan bebas dari politik transaksional dan bebas money politics,” tegas legislator PAN tersebut.
Ia menjelaskan, relawan memiliki peran strategis sebagai ujung tombak perjuangan partai.
Karena itu, kerja politik harus dilakukan secara berkelanjutan melalui pelayanan kepada masyarakat, mendengar aspirasi warga, serta memperjuangkan kebutuhan mereka.
“Relawan adalah ujung tombak perjuangan PAN. Saya ingin relawan hadir di tengah masyarakat, mendengar aspirasinya, memperjuangkannya, dan memberikan pendidikan politik yang baik. Kita ingin PAN semakin kuat karena bekerja untuk masyarakat, bukan hanya karena momentum pemilu,” ujarnya.
Selain mengedepankan pendidikan politik, AYP juga memasang target politik yang cukup ambisius bagi PAN di Kabupaten Wajo.
Setelah berhasil meraih enam kursi DPRD pada pemilu sebelumnya, PAN kini menargetkan peningkatan menjadi delapan kursi di Wajo pada Pemilu 2029 mendatang.
“Kita sangat bersyukur memiliki enam kursi di Wajo. Saya berikan target delapan kursi untuk Kabupaten Wajo. Ini penting karena akan memudahkan kita dalam melahirkan kepala daerah,” katanya.
AYP menilai posisi PAN saat ini semakin kuat secara nasional. Keberadaan kader PAN di jajaran kabinet pemerintahan menjadi modal penting untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap partai berlambang matahari tersebut.
“PAN sekarang berbeda dengan PAN yang dulu. Kader kita ada yang menjadi menteri. Relawan PAN ini nantinya akan mengawal perjuangan PAN dalam pesta demokrasi,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, AYP juga mengungkapkan bahwa jaringan relawan yang dibinanya terus berkembang.
Saat ini jumlah relawan di daerah pemilihannya telah mencapai sekitar 13 ribu orang yang bergerak secara door to door membangun basis dukungan hingga tingkat ranting.
“Jumlah relawan kita sudah 13 ribu di dapil. Setiap hari kami merekrut dan semuanya bergerak door to door membentuk ranting. Silakan mulai bekerja, pemilu memang masih lama, tetapi kita harus bekerja dari sekarang,” pungkasnya.
Pengukuhan relawan PAN di Wajo menjadi bagian dari agenda konsolidasi politik yang terus digencarkan AYP di berbagai daerah Sulsel.
Selain memperkuat struktur pemenangan, gerakan relawan juga diarahkan untuk menanamkan budaya politik yang sehat, meningkatkan partisipasi masyarakat, serta memperkuat posisi PAN menghadapi Pemilu 2029. (ams)





