Pemprov DKI Naikkan Obligasi Daerah Jadi Rp5,6 Triliun

metrotvnews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menaikan obligasi daerah menjadi Rp5,6 triliun. Rencananya, obligasi tersebut akan diterbitkan secara bertahap pada 2027 dan 2028.

"Usulan dari rencana Pemprov DKI Jakarta untuk penerbitan obligasi, itu kita pahami bersama bahwa memang kita mengusulkan sekarang ini Rp5,6 triliun," ujar Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Suharini Eliawati, dilansir dari Antara, Rabu, 12 Agustus 2026. 

Baca Juga :

Pramono Minta Pelaku Dugaan Penistaan Agama di Konser Musik Diproses Hukum
Eli menjelaskan, dari total Rp5,6 triliun tersebut, penerbitan obligasi akan dibagi menjadi dua tahap. Pada 2027, Pemprov DKI berencana menerbitkan obligasi senilai Rp4,2 triliun. Sementara Rp1,3 triliun sisanya akan diterbitkan pada 2028.

"Dua kali ya. Di 2027 akan diterbitkan Rp4,2 triliun, yang Rp1,3 triliun nanti di 2028," kata Eli.

Dia mengatakan, pembagian penerbitan tersebut dilakukan agar Pemprov DKI tidak langsung menarik seluruh dana obligasi. Karena jika dana langsung ditarik seluruhnya, beban pembayaran akan mulai berjalan, sehingga perlu disesuaikan dengan kebutuhan pembiayaan proyek.

"Jangan sampai kemudian uang sudah kita tarik berarti kan argo udah jalan. Nanti menjadi kebebanannya kan kita harus hitung ulang," kata Eli.


Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Suharini Eliawati. Foto: Antara.

Rencana penggunaan dana obligasi akan diarahkan untuk sejumlah proyek yang menjadi prioritas Pemprov DKI Jakarta. Beberapa di antaranya berkaitan dengan kemacetan, banjir, kesehatan, dan pendidikan.

Eli menambahkan, proyek yang dibiayai obligasi harus memenuhi persyaratan tertentu. Salah satu yang paling memungkinkan adalah proyek infrastruktur yang bersifat multi-years dan sudah berjalan.

"Pembebasan lahan tidak akan dimasukkan sebagai kegiatan yang dibiayai melalui obligasi daerah," ujar Eli.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Beda dengan SBY, Jokowi Akan Hadiri Sidang Tahunan dan Upacara 17-an di Istana
• 9 jam lalukompas.com
thumb
Pemerintah Integrasikan SATUSEHAT dan SIAK, Akta Kelahiran Bayi Kini Bisa Terbit Digital
• 20 jam lalupantau.com
thumb
Promo KAI HUT RI 2026, Tiket KA Ekonomi Diskon 17% dan Kereta Kota Cuma Rp8
• 23 jam lalumedcom.id
thumb
Senayan Minta Tidak Hanya Guru PNS, PPPK, dan P3K PW yang Dialihkan jadi ASN Pusat
• 17 jam lalujpnn.com
thumb
Anak Bunuh Ibu Kandung di Kuningan, Motif Kesal Dibangunkan Salat Subuh
• 9 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.