Sidang Tahunan MPR Digelar Sederhana, Bakal Diliput 15-20 Media Asing

kumparan.com
7 jam lalu
Cover Berita

DPD RI menyebut persiapan Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI pada 14 Agustus 2026 telah matang. Tahun ini, penyelenggara memilih konsep dekorasi yang sederhana, namun tetap menjaga nuansa kenegaraan.

Kepala Biro Protokol, Hubungan Masyarakat, dan Media Sekretariat Jenderal DPD RI, Mahyu Darma, mengatakan persiapan acara yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, itu telah memasuki tahap gladi bersih.

"Kalau dekorasi memang kita karena kondisi Indonesia ini juga kita tidak seperti dulu-dulu, dan memang ini pada saat ini kan kita menginginkan bagaimana dekorasi ini tetap bagus, tapi sederhana," kata Mahyu di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (12/8).

Mahyu mengatakan kesederhanaan tersebut tetap diarahkan untuk menjaga Sidang Tahunan MPR sebagai salah satu agenda kenegaraan penting.

"Menjadikan ini acara kenegaraan yang paling terbaiklah kami berharap," tegasnya.

Selain soal dekorasi, DPD RI juga mengevaluasi rangkaian acara, termasuk pemilihan lagu. Lagu nasional dan lagu daerah tetap akan digunakan untuk mencerminkan keberagaman Indonesia.

Namun, Mahyu memastikan lagu-lagu tersebut tidak ditempatkan dalam bagian utama rundown sidang. Lagu akan dimainkan saat kedatangan dan kepulangan tamu.

Hal itu menjadi bagian dari evaluasi penyelenggara setelah penggunaan lagu pada agenda kenegaraan sebelumnya sempat menuai sorotan publik.

"Kami sudah mengevaluasi, mungkin tidak kita lakukan. Gitu, sebenarnya bukan, ya memang karena lagunya itu ya yang membawa, tapi kami juga menyadari dan kita terus-menerus evaluasi," kata Mahyu.

Sebagai informasi, Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI akan digelar pada Jumat (14/8) pukul 08.30 WIB di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Mahyu menyebut agenda tersebut juga akan mendapat perhatian dari media asing.

"Karena nanti juga kami apa, para pers dari negara sahabat masuk. Ada sekitar 15 apa 20 dari mereka itu yang masuk ke sini," ujar dia.

Menurut Mahyu, kehadiran media dari negara sahabat menunjukkan bahwa pelaksanaan sidang kenegaraan tersebut turut menjadi perhatian dunia internasional.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Viral Video Dugaan Penistaan Agama di Festival Musik, Polisi Mulai Kumpulkan Bukti
• 20 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Bulog Salurkan Bantuan Beras di Surabaya, 184.313 Penerima Dapat Alokasi Tiga Bulan
• 55 menit lalupantau.com
thumb
Ternyata Dedi Congor Sudah Jadi Tersangka
• 20 jam laludetik.com
thumb
Sarjana Menganggur: Problem Keterampilan atau Ekosistem-Struktur Ekonomi?
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
UNESCO: 2,4 Juta Perempuan Afghanistan Dilarang Sekolah SMP dan SMA Sejak 2021
• 13 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.