jpnn.com, PALEMBANG - Korban tenggelam di Sungai Rawas, Desa Pauh I, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara ditemukan, pada Rabu (12/8/2026) sekitar pukul 08.15 WIB.
Korban diketahui bernama Hafiz (7), yang dilaporkan tenggelam saat mandi dan berenang bersama kakaknya di Sungai Rawas pada Selasa (11/8/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.
BACA JUGA: Polri Respons Berita Rutan Bareskrim Jadi Sarang Narkoba
Peristiwa bermula ketika korban bersama kakaknya mandi dan berenang di sungai. Saat sedang berenang, korban tiba-tiba terseret arus hingga tenggelam.
Sang kakak sempat berupaya memberikan pertolongan. Namun, korban telah lebih dahulu tenggelam dan tidak ditemukan.
BACA JUGA: Sopir & Kernet Truk Tenggelam di Sungai Baung OKI Ditemukan Meninggal Dunia
“Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas Kantor SAR Palembang, TNI, Polri, BPBD, dan masyarakat setempat telah melaksanakan pencarian secara maksimal hingga akhirnya korban berhasil ditemukan pada hari kedua dalam kondisi meninggal dunia," ungkap Kasi Operasi Kantor SAR Palembang Mancarrah Wanto.
Kata Manca, korban ditemukan mengapung dalam kondisi meninggal dunia, tidak jauh dari lokasi awal kejadian, dengan radius sekitar 20 meter.
BACA JUGA: Basarnas Evakuasi 232 Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa, 5 Meninggal
Selanjutnya, korban dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan dan dibawa ke rumah duka untuk kemudian diserahkan kepada pihak keluarga.
"Kami turut berduka cita dan menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban,” ucap Manca.
Dia juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat berada di sekitar sungai maupun perairan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membiarkan anak-anak bermain atau berenang di sungai tanpa pengawasan. Kondisi arus sungai dapat berubah sewaktu-waktu dan berpotensi membahayakan keselamatan,” pesan Manca.
Dalam kesempatan tersebut, Basarnas juga mengingatkan masyarakat untuk segera melaporkan kejadian yang membutuhkan bantuan pencarian dan pertolongan melalui Emergency Call Basarnas 115.
Layanan tersebut dapat digunakan masyarakat ketika menghadapi kondisi darurat yang membutuhkan pertolongan SAR.
Dengan telah ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing. (mcr35/jpnn)
Redaktur : Yessy Artada
Reporter : Cuci Hati




