Pantau - Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengecek kesiapan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 899/Bata Satya Gardapati (BSG) di Depok, Jawa Barat, Selasa, 11 Agustus 2026, untuk memastikan kesiapan satuan dalam menjaga keamanan sekaligus membantu masyarakat di wilayah sekitar.
Berdasarkan keterangan Kementerian Pertahanan yang diterima di Jakarta pada Rabu, 12 Agustus 2026, kunjungan Sjafrie diawali dengan paparan Komandan Yonif TP 899 mengenai kondisi satuan dan kesiapan pelaksanaan tugas.
Setelah menerima paparan, Sjafrie meninjau sejumlah fasilitas yang digunakan para prajurit di markas Yonif TP 899.
Fasilitas yang diperiksa meliputi tempat makan, dapur, serta tempat beristirahat prajurit.
Sjafrie Minta Prajurit Jaga Keamanan MasyarakatDalam arahannya, Sjafrie meminta seluruh prajurit menjalankan tugas secara sungguh-sungguh, terutama dalam memberikan rasa aman sekaligus membantu masyarakat di sekitar wilayah penugasan.
"Prajurit harus mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat sekaligus menjadi bagian dari upaya membantu kesulitan rakyat di wilayah sekitar," tegas Sjafrie.
Menurut Sjafrie, salah satu bentuk dukungan terhadap keamanan wilayah yang dapat dilakukan prajurit adalah melaksanakan patroli secara teratur.
Pelaksanaan berbagai tugas Yonif TP tersebut diarahkan untuk membantu menciptakan kondisi yang aman dan kondusif di tengah masyarakat.
Sjafrie juga mengingatkan seluruh prajurit agar tetap berpegang pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI.
Selain memegang teguh pedoman tersebut, seluruh prajurit diminta menjaga profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas.
Yonif TP 899 Didorong Bantu Ketahanan PanganPrajurit Yonif TP 899 tidak hanya diarahkan menjalankan fungsi keamanan, tetapi juga diminta berkontribusi terhadap pembangunan wilayah penugasan.
Salah satu bentuk kontribusi tersebut adalah pengembangan kebun sayur untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.
Pengembangan kebun sayur juga diharapkan dapat memberikan dukungan terhadap perekonomian masyarakat di sekitar wilayah satuan.
Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan merupakan satuan TNI Angkatan Darat yang tetap memiliki tugas pokok dalam operasi tempur.
Selain menjalankan tugas operasi tempur, Yonif TP memiliki fungsi teritorial pembangunan untuk mendukung pembangunan di wilayah penugasannya.
Fungsi teritorial pembangunan tersebut mencakup dukungan terhadap ketahanan pangan serta pemberdayaan masyarakat.




