jpnn.com, JAKARTA - Makna kemerdekaan tak hanya tentang kebebasan berkarya dan menjalani kehidupan. Bagi sebagian orang, bisa tersenyum percaya diri, berbicara dengan nyaman, hingga menikmati makanan tanpa terganggu masalah gigi juga menjadi bagian dari kualitas hidup yang penting.
Menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, SMART Dental menggelar Independence Open Day “Merdeka Tersenyum” pada 19–21 Agustus 2026. Program ini mengajak masyarakat untuk lebih mengenali kondisi kesehatan gigi dan mulut sekaligus memahami pilihan perawatan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
BACA JUGA: Gigi Hilang Jangan Diabaikan, SMART Dental Hadirkan Implant Week
"Kesehatan gigi dan mulut memang memiliki dampak yang lebih luas daripada sekadar penampilan," kata Dokter gigi SMART Dental, drg. Harum Azania Susanto dalam siaran persnya, Rabu (12/8).
Salah satu persoalan yang cukup banyak ditemui adalah maloklusi atau susunan gigi dan hubungan gigitan yang tidak ideal. Sejumlah publikasi kedokteran gigi memperkirakan prevalensi maloklusi di Indonesia mencapai sekitar 80 persen dari populasi.
BACA JUGA: FDC Dental Cetak Sejarah, Jadi Klinik Gigi Pertama yang Terintegrasi Host-to-Host dengan AdMedika
"Kondisi gigi dapat memengaruhi kenyamanan saat mengunyah dan berbicara, fungsi gigitan, hingga rasa percaya diri seseorang," ucapnya.
Gigi yang berjejal, misalnya, dapat menciptakan area yang lebih sulit dibersihkan dan meningkatkan risiko penumpukan plak, gigi berlubang, serta gangguan gusi. Dalam kondisi tertentu, maloklusi juga dapat memengaruhi fungsi mengunyah, pengucapan, kenyamanan ketika menggigit, hingga kualitas hidup seseorang.
BACA JUGA: Sasar Gen Z, SATU Dental Gandeng Keluarga Artis Merilis Kampanye BeraniTampil
Di tengah makin beragamnya pilihan perawatan ortodonti, pemeriksaan menyeluruh menjadi salah satu tahapan penting sebelum menentukan jenis perawatan.
Dia mengatakan kondisi dan kebutuhan setiap pasien tidak selalu sama sehingga rencana perawatan tidak dapat disamaratakan. Setiap pasien memiliki kondisi gigi dan kebutuhan perawatan yang berbeda.
"Melalui pemeriksaan yang menyeluruh, dokter dapat memahami kondisi gigi, gusi, susunan gigi, serta fungsi gigitan pasien sebelum menyusun rekomendasi perawatan,” ujar Harum.
Menurut dia, perencanaan yang tepat membantu dokter menjalankan perawatan secara lebih terarah dan menyesuaikannya dengan kebutuhan masing-masing pasien.
Dalam Independence Open Day, pemeriksaan awal dapat didukung dengan panoramic X-ray dan digital 3D smile scan. Teknologi tersebut membantu dokter mendapatkan gambaran kondisi gigi dan susunan gigi pasien sebelum menyusun rekomendasi perawatan.
Salah satu pilihan perawatan yang diperkenalkan melalui program tersebut adalah Invisalign Essentials, yakni clear aligner yang dapat dipertimbangkan untuk kasus ortodonti tertentu dengan tingkat kompleksitas ringan, seperti gigi yang sedikit berjejal atau memiliki celah.
"Meski demikian, penggunaan clear aligner tetap harus didasarkan pada hasil pemeriksaan dan diagnosis dokter," katanya.
Aligner dibuat secara personal mengikuti kondisi gigi dan rencana perawatan setiap pasien. Karena transparan dan dapat dilepas saat makan maupun membersihkan gigi, perangkat ini menjadi salah satu alternatif bagi pasien yang menginginkan perawatan ortodonti yang dapat disesuaikan dengan aktivitas sehari-hari.
Selama proses perawatan, perkembangan posisi gigi tetap perlu dievaluasi secara berkala oleh dokter untuk memastikan pergerakan gigi berjalan sesuai rencana.
Tak hanya berkaitan dengan perawatan ortodonti, Independence Open Day juga memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berkonsultasi mengenai berbagai kebutuhan kesehatan gigi.
Layanan tersebut mencakup perawatan preventif, penanganan gigi berlubang dan gigi hilang, perawatan untuk merapikan susunan gigi, hingga perawatan estetik.
Selama periode acara, SMART Dental juga menghadirkan sejumlah special privileges, harga khusus, serta pilihan pembayaran termasuk cicilan 0 persen untuk sejumlah perawatan sesuai ketentuan program.
Sebagai bagian dari jaringan klinik gigi yang telah beroperasi di Indonesia selama lebih dari 20 tahun, SMART Dental Group telah melayani lebih dari 100.000 pasien, menangani lebih dari 1.000 perawatan aligner dan lebih dari 500 perawatan implan, serta didukung lebih dari 50 dokter gigi profesional.(esy/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Inovasi Smart Dental Gandaria, Teknologi Pemindai Gigi Digital Jadi Unggulan
Redaktur : Elfany Kurniawan
Reporter : Mesyia Muhammad




