HARIAN.FAJAR.CO.ID, LUWU TIMUR — Ketua DPD Partai Golkar Sulawesi Selatan Ilham Arief Sirajuddin (IAS) optimistis target menambah perolehan kursi legislatif sebesar 50 persen dapat tercapai. Target tersebut, menurut IAS, merupakan bagian dari kontrak politiknya dengan Ketua Umum Partai Golkar saat mendapat amanah memimpin Golkar Sulsel. Karena itu, target tersebut harus dijawab dengan kerja bersama seluruh jajaran partai di Sulawesi Selatan.
Hal itu disampaikan IAS saat melakukan konsolidasi dengan jajaran DPD Partai Golkar Luwu Timur di Hotel Lagaligo Malili, Rabu malam (12/8).
Ketua DPD Golkar Luwu Timur, Aripin bersama jajaran pengurus DPD, pimpinan kecamatan, desa/kelurahan bersama sesama sesepuh menyambut kunjungan IAS bersama rombongan.
Aripin menyebut IAS sebagai tokoh pemersatu Sulawesi Selatan. Ia mengatakan, kepemimpinan IAS di Golkar Sulsel diharapkan mampu mengembalikan sekaligus meningkatkan kekuatan politik Golkar di Luwu Timur.
Pada Pemilu 2024, perolehan kursi Golkar Luwu Timur turun dari tujuh menjadi empat kursi sehingga partai tidak lagi mendapatkan posisi pimpinan DPRD.
Namun Aripin optimistis kondisi tersebut dapat diperbaiki. Bahkan, ia yakin Golkar Luwu Timur dapat kembali merebut posisi pimpinan DPRD.
“Di bawah Pak IAS yang dikirim untuk memimpin Golkar, kami yakin kursi bisa bertambah. Bahkan kami optimistis bisa kembali meraih pimpinan,” kata Aripin.
Menanggapi optimisme tersebut, IAS mengatakan target penambahan kursi 50 persen merupakan target yang serius karena menjadi bagian dari komitmennya kepada Ketua Umum.
“Saya optimistis target menambah kursi 50 persen bisa tercapai. Ini merupakan kontrak politik saya dengan Ketua Umum. Tetapi tentu saya tidak bisa sendiri. Ini harus menjadi kerja bersama,” tegas IAS.
Menurut Mantan Wali Kota Makassar dua periode ini, seluruh jajaran Golkar Sulsel harus mengambil bagian dalam memenuhi target tersebut. Mulai dari pengurus provinsi, kabupaten/kota, anggota legislatif hingga struktur partai di tingkat bawah.
“Ini bukan pekerjaan satu orang. Kalau saya sudah berkomitmen kepada Ketua Umum, maka seluruh kader harus ikut menjawab komitmen itu dengan kerja,” ujarnya.
Khusus kepada Golkar Luwu Timur, IAS meminta jajaran partai tidak berkecil hati menghadapi penurunan kursi pada Pemilu 2024.
Ia bahkan meminta Aripin tidak larut dalam kekecewaan karena perolehan kursi turun dari tujuh menjadi empat.
“Pak Aripin tidak usah kecewa, apalagi berkecil hati. Memang kita turun dari tujuh menjadi empat. Orang menyebutnya tsunami politik. Tetapi itu adalah tantangan yang kita hadapi,” kata IAS.
Menurut IAS, pengalaman tersebut harus menjadi bahan evaluasi sekaligus momentum untuk membangun kembali kekuatan partai.
“Insyaallah ini bisa kita lalui dengan konsolidasi dan soliditas kader. Kita harus belajar dari apa yang terjadi dan memperbaiki cara kerja kita,” ujarnya.
Ia mengatakan Golkar harus mampu menghadapi perubahan politik dengan cara kerja yang lebih adaptif.
“Golkar harus hadir di tengah perubahan. Kita harus membaca perubahan di masyarakat dan menyesuaikan cara kerja kita. Kalau kita solid dan bekerja bersama, saya optimistis target 50 persen itu bisa kita capai,” pungkasnya. (amr)





