Jakarta, VIVA – Perjalanan Commuter Line Tanjung Priok sempat terganggu pada Kamis pagi, 13 Agustus 2026. Kereta harus berhenti sementara setelah terdapat kerumunan warga di sekitar jalur rel yang menghalangi perjalanan saat kereta hendak memasuki Stasiun Tanjung Priok sekitar pukul 06.20 WIB.
Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan mengatakan penghentian perjalanan dilakukan demi memastikan keselamatan pengguna dan perjalanan kereta.
"Pukul 07.01 WIB, Petugas terkait sudah mengamankan jalur rel dan aman untuk dilintasi perjalanan Commuter Line kembali," kata dia.
Akibat kejadian tersebut, sebanyak empat perjalanan Commuter Line Tanjung Priok mengalami keterlambatan. Durasi keterlambatan masing-masing perjalanan berkisar 16 hingga 30 menit dengan total waktu keterlambatan mencapai 90 menit.
"KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para pengguna akibat gangguan tersebut," ujar dia.
Pihaknya pun juga mengimbau penumpang untuk selalu memperhatikan keselamatan, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta memantau informasi perjalanan melalui kanal resmi KAI Commuter dan aplikasi C-Access.
Adapun kejadian ini sempat viral di media sosial. Salah satunya di akun Instagram @jakut.info. Dalam postingannya disertakan video situasi Stasiun Tanjung Priok. Nampak warga begitu banyak memenuhi rel sehingga kereta tidak mungkin berhenti di Stasiun Tanjung Priok.
Akun tersebut mengatakan, kerumunan warga terjadi karena adanya penegakan hukum yang dilakukan polisi. Saat itu, polisi disebut tengah melakukan penggerebekan narkoba di wilayah Tanjung Priok.





