Bengkulu: Sebanyak 21 rumah di Kelurahan Pengatungan, Kecamatan Ratu Samban, Kota Bengkulu, ludes dilalap api pada Rabu, 12 Agustus 2026. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) setempat mencatat jumlah tersebut berdasarkan laporan yang diterima.
"Informasi awal kami terima melalui laporan 112. Setelah menerima laporan, petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan," kata Kepala Dinas Damkarmat Kota Bengkulu, Yuliansyah, seperti dilansir Antara, Kamis, 13 Agustus 2026.
Api dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan di sekitarnya karena kawasan tersebut padat penduduk. Petugas kesulitan menjangkau titik api karena akses sempit dan terhalang kepadatan bangunan serta banyaknya warga yang berusaha menyelamatkan harta benda.
"Kondisi di sini sangat padat. Unit kami cukup sulit masuk ke lokasi, ditambah masyarakat juga ramai berusaha menyelamatkan barang-barang," ujarnya.
Baca Juga :
Dampak Kebakaran Pabrik Bingkai Duren Sawit, Posko Pengungsian Disiagakan
Data korban dan kerugian material masih dalam pendataan. Yuliansyah mengimbau warga agar tidak berkerumun di lokasi kebakaran agar tidak menghambat proses pemadaman.
Sebelumnya, Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama dengan memeriksa instalasi listrik dan penggunaan peralatan rumah tangga.
"Yang paling penting masyarakat harus waspada, instalasi listrik harus diperhatikan, begitu juga dengan peralatan rumah tangga yang bisa menjadi sumber kebakaran," sebutnya.
Ilustrasi kebakaran. Foto: Antara.
Masyarakat diminta rutin mengecek kabel, stop kontak, dan sambungan listrik. Peralatan elektronik dan perangkat penghasil panas juga harus digunakan dengan hati-hati dan tidak dibiarkan menyala tanpa pengawasan.
Pemerintah kota akan terus melakukan sosialisasi dan pemantauan untuk mencegah kejadian serupa terulang. Masyarakat diimbau segera melapor jika menemukan potensi bahaya kebakaran di lingkungan mereka.




