Terkini, Bulukumba — Korps Da’i Muda Penggerak Desa (KAMPAS) Kabupaten Bulukumba terus mematangkan program pembinaan keagamaan masyarakat melalui pengajian rutin yang akan dilaksanakan di tiga zona wilayah Kabupaten Bulukumba.
Program tersebut direncanakan mulai dilaksanakan pada minggu kedua September 2026 sebagai bagian dari upaya memperluas jangkauan dakwah sekaligus memperkuat pembinaan keagamaan di tengah masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.
Penyusunan dan pematangan program tersebut dipimpin Ketua Pemuda Muhammadiyah Bulukumba, Amran, S.Pd., M.Pd., didampingi Ketua MPKSDI PDM Bulukumba, Sufriadi, S.Pd., M.Pd., Korkab KAMPAS Bulukumba Abd. Halim Amsur, S.Pd., S.H., M.Pd., serta Sekretaris Kabupaten (Seskab) KAMPAS, Zul Fadli Al Alim, S.Pd., M.Pd.
Dalam pertemuan tersebut, Ketua MPKSDI PDM Bulukumba, Sufriadi, menyampaikan pembagian wilayah pengajian ke dalam tiga zona. Pembagian ini dilakukan untuk memudahkan koordinasi sekaligus memastikan kegiatan dakwah dapat menjangkau masyarakat secara lebih merata.
“Untuk masing-masing zona telah ditetapkan tiga orang narasumber yang akan bergantian memberikan materi pengajian dan pembinaan keagamaan kepada masyarakat,” ujar Sufriadi.
Adapun narasumber yang telah ditetapkan untuk masing-masing zona adalah:
Zona I
• Dra. Hj. Suraedah Arpa, M.Si.
• Zul Fadli Al Alim, S.Pd., M.Pd.
• Teguh Agung Syah
Zona II
• H. Sumardi Sahari, S.Pd., M.Pd
• Hj. Banrialang, S.Pd., M.M.
• Sufriadi, S.Pd., M.Pd.
Zona III
• Ambo Sakka Yunus, S.Pd., S.H., M.Pd.
• Sakramawati, S.Pd., M.Pd.I.
• Abd. Halim Amsur, S.Pd., S.H., M.Pd.
Menurut Sufriadi, kehadiran para narasumber di setiap zona diharapkan dapat memberikan warna dalam pelaksanaan pengajian sekaligus menghadirkan materi keagamaan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Program pengajian rutin ini juga diharapkan tidak hanya menjadi ruang penyampaian materi keagamaan, tetapi menjadi sarana memperkuat silaturahmi, membangun kepedulian sosial, serta mendorong keterlibatan generasi muda dalam pembinaan kehidupan keagamaan masyarakat.
Sementara itu, Ketua Pemuda Muhammadiyah Bulukumba, Amran, menyampaikan bahwa pembagian zona merupakan langkah strategis agar gerakan dakwah dapat dilakukan secara terarah dan berkelanjutan.
“Kami berharap pengajian rutin ini dapat menjadi salah satu ikhtiar bersama dalam menghadirkan dakwah yang dekat dengan masyarakat dan mampu memberikan penguatan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Dengan telah ditetapkannya pembagian zona dan narasumber, PDM, PCM, KAMPAS Bulukumba selanjutnya akan melakukan pemantapan jadwal serta koordinasi teknis dengan berbagai pihak di masing-masing wilayah.
Kegiatan perdana ditargetkan mulai berjalan pada minggu kedua September 2026, dengan harapan program tersebut dapat berlangsung secara konsisten dan menjadi bagian dari gerakan pembinaan umat yang berkelanjutan di Kabupaten Bulukumba.




