Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Suhartoyo mengingatkan bahwa harapan masyarakat terhadap MK saat ini sangat tinggi. Hal itu ditandai dengan meningkatnya jumlah permohonan masyarakat yang masuk ke MK.
Hal ini disampaikan Suhartoyo dalam amanatnya di Upacara Peringatan HUT ke-23 MK di Gedung MK, Jakarta, Kamis (13/8/2026). Dia menyebut, 23 tahun ini membawa banyak pengalaman, perubahan, dan tantangan.
Karena itu, dia meminta Mahkamah hadir untuk memastikan penyelenggaraan negara berjalan dalam batas konstitusi, hak-hak warga negara terlindungi, dan demokrasi berjalan sesuai dengan nilai-nilai Undang-Undang Dasar. "Tantangan kita semakin besar, permohonan semakin kompleks, harapan masyarakat semakin tinggi," kata Suhartoyo kepada seluruh pegawai MK.
Suhartoyo menyatakan bahwa hal itu tercermin dari permohonan yang ditangani. Pada tahun 2025, Mahkamah menangani 701 permohonan dan memutus 598 permohonan.
Baca Juga:Rapat Satgas PKH di Kemenhan, Panglima TNI hingga Jaksa Agung Hadir, Kapolri Tak TerlihatBaca Juga: Gugatan Mahasiswa soal Pasal Zina dan Kumpul Kebo Kandas di MK"Meningkatnya jumlah permohonan menunjukkan semakin banyak masyarakat menggunakan jalur konstitusional untuk mencari keadilan," ujarnya.
Baginya, jumlah itu bukanlah sekadar angka. Di balik setiap permohonan, menurut Suhartoyo, ada kepercayaan masyarakat kepada Mahkamah.
"Kepercayaan itu harus kita jawab dengan kerja yang sungguh-sungguh. Proses peradilan harus profesional, putusan harus lahir dari pertimbangan yang jernih dan independen. Integritas harus menjadi pegangan setiap orang yang bekerja di Mahkamah Konstitusi," pungkasnya.
#nasional

