EtIndonesia.com Baru-baru ini, angin puyuh debu berwarna hitam muncul secara tiba-tiba di Stasiun Tanshui, Kota Yangchun, Provinsi Guangdong, Tiongkok dan menarik perhatian publik.
Menurut laporan media daratan Tiongkok, pada 11 Agustus, sebuah angin puyuh debu muncul di lahan terbuka di luar Stasiun Tanshui, Kota Yangchun, Guangdong. Arus udara berbentuk spiral berwarna hitam mengangkat debu ke udara.
Saksi mata mengatakan bahwa angin puyuh debu tersebut berlangsung sekitar 3 menit sebelum menghilang dengan sendirinya. Setelah itu, kereta lain melintas secara normal.
Lin Xiaoning, orang yang merekam kejadian tersebut, mengatakan bahwa dirinya merupakan seorang blogger yang gemar memotret dan merekam kereta api. Sekitar pukul 16.00 pada 11 Agustus, ia sedang berada di Stasiun Kereta Api Tanshui ketika berhasil merekam kejadian tersebut.
“Angin puyuh debu itu muncul tepat di depan kereta. Beberapa petugas juga melihatnya. Tinggi pusaran debu itu kira-kira lebih dari 100 meter. Setelah berlangsung sekitar 3–4 menit, pusaran itu menghilang dengan sendirinya. Ini pertama kalinya saya mengalami kejadian seperti ini. Saat melihatnya, saya juga cukup bersemangat.”
Sumber : NTDTV.com





