HALMAHERA BARAT, iNews.id - Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, kembali mengalami erupsi, Kamis (13/8/2026). Kolom letusan teramati mencapai sekitar 800 meter di atas puncak dengan abu vulkanis bergerak ke arah utara.
Berdasarkan laporan petugas pengamatan gunung api Darsono Haji Muhammad Nur, eupsi terjadi pada pukul 11.02 WIT. Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang. Aktivitas erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 milimeter dan durasi 44 detik.
"Terjadi erupsi Gunung Ibu pada hari Kamis, 13 Agustus 2026, pukul 11:02 WIT. Tinggi kolom letusan teramati ± 800 meter di atas puncak," tulis Badan Geologi, Kamis (13/8/2026).
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan sejumlah rekomendasi setelah aktivitas erupsi Gunung Ibu. Masyarakat di sekitar Gunung Ibu serta pengunjung atau wisatawan diminta tidak beraktivitas dalam radius 2 kilometer dari kawah aktif.
Baca Juga:Kecelakaan Tewaskan 12 Orang di Indramayu, Polisi Ungkap Ada 141 Titik U-Turn IlegalSelain itu, terdapat perluasan sektoral sejauh 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah bagian utara yang juga harus dihindari. Kawasan tersebut dinilai memiliki potensi bahaya akibat aktivitas erupsi Gunung Ibu.
PVMBG juga mengingatkan masyarakat agar menggunakan pelindung hidung, mulut, dan mata apabila terjadi hujan abu vulkanis. Warga yang beraktivitas di luar rumah disarankan memakai masker serta kacamata untuk menghindari dampak abu vulkanis terhadap kesehatan.
#maluku




