Ankara (ANTARA) - Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan menegaskan kembali dukungannya terhadap solusi dua negara yang didasarkan pada perbatasan tahun 1967 dalam konferensi pers bersama yang disiarkan secara langsung dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas pada Rabu (12/8).
"Kami akan dengan tegas memperjuangkan terwujudnya negara Palestina yang merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya, berdasarkan perbatasan 1967, dan memiliki integritas geografis," kata Erdogan.
Dia menegaskan bahwa Turkiye akan terus membela perjuangan Palestina sekuat mungkin di setiap forum. Abbas menekankan bahwa Gaza merupakan "bagian yang tak terpisahkan dari negara Palestina" dan rakyat Palestina akan berdiri di tanah mereka sendiri.
Menurut dia, pemerintah Palestina memberikan perhatian khusus terhadap pemilihan umum (pemilu) parlemen yang dijadwalkan pada November dan pemilihan presiden tahun depan.
Kunjungan ini dilakukan setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Minggu (9/8) secara resmi menolak rencana 15 poin yang didukung Amerika Serikat untuk mengakhiri konflik di Gaza, menegaskan bahwa Israel tidak akan menarik pasukannya dari Gaza sampai Hamas sepenuhnya dilucuti senjatanya.
"Kami akan dengan tegas memperjuangkan terwujudnya negara Palestina yang merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya, berdasarkan perbatasan 1967, dan memiliki integritas geografis," kata Erdogan.
Dia menegaskan bahwa Turkiye akan terus membela perjuangan Palestina sekuat mungkin di setiap forum. Abbas menekankan bahwa Gaza merupakan "bagian yang tak terpisahkan dari negara Palestina" dan rakyat Palestina akan berdiri di tanah mereka sendiri.
Menurut dia, pemerintah Palestina memberikan perhatian khusus terhadap pemilihan umum (pemilu) parlemen yang dijadwalkan pada November dan pemilihan presiden tahun depan.
Kunjungan ini dilakukan setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Minggu (9/8) secara resmi menolak rencana 15 poin yang didukung Amerika Serikat untuk mengakhiri konflik di Gaza, menegaskan bahwa Israel tidak akan menarik pasukannya dari Gaza sampai Hamas sepenuhnya dilucuti senjatanya.





