Polrestabes Medan menangkap sembilan anggota geng motor yang viral konvoi sambil membawa senjata tajam di Fly Over Brayan, Kota Medan.
Kanit Resmob Polrestabes Medan, Iptu Ramadhani Bimo Setiadi, mengatakan pihaknya langsung melakukan pengamanan terhadap anggota geng motor bernama Born To Be Ok (Bornox) yang membuat keresahan di masyarakat.
Ia menyebutkan, petugas awalnya berhasil mengamankan satu anggota geng motor berinisial FCP di sekolahnya, yakni SMK Negeri 5 Medan. Lalu, pihak kepolisian melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan delapan anggota geng motor lainnya.
"Tim berhasil menangkap salah satu anggota geng motor yang bernama FCP di sekolahnya," kata Bimo dalam keterangannya, Kamis (13/8).
Total sembilan anggota geng motor yang berhasil diamankan tersebut berinisial FCP (17), ZRP (15), RIMN (16), RINN (16), MRAS (16), MASN (16), MRU (16), BAM (17), dan MHR (15).
Bimo menuturkan, berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap para anggota geng motor tersebut, mereka bertemu di Jalan Karya Celincing, Kota Medan. Geng motor Bornox memiliki lawan dari kelompok geng motor lainnya bernama Pembangkang 27 MDN, yang berasal dari salah satu SMA di Belawan.
Pihak kepolisian sedang memburu ketua geng motor tersebut yang berinisial EAS.
"Timsus JCS dan Opsnal Unit Resmob langsung memboyong para anggota geng motor dan barang bukti senjata tajam ke Polrestabes Medan guna pemeriksaan lebih lanjut," pungkas Bimo.





