JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden Prabowo Subianto mengakui masih banyak masyarakat Indonesia yang hidup di bawah garis kemiskinan.
Kendati demikian, kata dia, mereka masih dapat tersenyum meski hidup dalam keterbatasan ekonomi.
"Rakyat kita masih banyak yang miskin. Yang luar biasa, rakyat kita yang paling miskin pun masih bisa tersenyum," kata Prabowo dalam peluncuran Motor Listrik Nasional (Molinas) di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (13/8/2026).
"Mungkin bajunya hanya satu, satu setel. Rumahnya hanya gubuk, makanya saya tidak mengerti, masih bisa tersenyum," sambungnya.
Baca Juga: Beri Warning! Prabowo Targetkan Mobil Listrik Indonesia Diproduksi Massal Mulai 2028
Dalam kesempatan itu, dia juga turut menyampaikan, rakyat Indonesia secara alami memiliki sifat yang ramah. Menurutnya, sifat itu terkandung dalam DNA orang-orang Indonesia.
"Saudara-saudara, tidak pernah saya mengajak kita untuk membenci. Sifat bangsa kita justru sangat ramah, kita terkenal dengan keramahan kita, kebaikan kita. Itu adalah DNA kita, itu adalah memang sifat kita," ungkapnya.
Kendati demikian, dia menuturkan, sifat ramah tersebut terkadang dipandang sebelah mata oleh bangsa lain sebagai kelemahan yang membuat Indonesia rentan menjadi pihak yang dirugikan.
"Sifat yang seperti ini dianggap oleh bangsa-bangsa lain sifat yang lemah. We are considered the soft state," ujarnya.
"Kita kadang-kadang lambat untuk menyadari apa yang terjadi di sekitar kita dan di kita. Begitu lama sumber alam kita diambil, diselundupkan, dilakukan tambang ilegal. Harta kita, kekayaan kita diambil di depan mata kita, kadang kita lambat bereaksi," lanjutnya.
Baca Juga: Prabowo Janjikan Bunga Cicilan Motor Listrik Dipangkas, DP Bakal Dihapus
Penulis : Isnaya Helmi Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV
- presiden prabowo subianto
- prabowo
- kemiskinan
- masyarakat indonesia
- prabowo subianto





