Pemadaman Karhutla di Muaro Jambi Terkendala Akses dan Air

metrotvnews.com
1 jam lalu
Cover Berita

Jambi: Tim Satgas Gabungan terdiri atas Daops Manggala Agni Sumatra IX/Kota Jambi, TNI, Polri, BPBD dan RPK PT PHL masih melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Londerang, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi. Luas area yang terbakar masih dalam perhitungan.

“Berdasarkan laporan, titik koordinat kebakaran berada di S -1.40208 dan E 103.88993 dengan luas area yang terbakar masih dalam perhitungan sementara luas yang sudah berhasil dipadamkan tercatat 0,2 hektare,” kata Korwil Manggala Agni Provinsi Jambi Rinaldi, dilansir dari Antara, Kamis, 13 Agustus 2026. 

Kondisi lapangan lokasi terbakar adalah berupa vegetasi sawit, semak belukar dan pakis dengan jenis tanah gambut. Fungsi kawasan untuk PT PHL dan lahan masyarakat. “Hingga siang ini status kebakaran belum padam," ucap Rinaldi.
 

Baca Juga :

BNPB Duga Karhutla di Muaro Jambi Disengaja

Sebanyak 69 personel gabungan dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Mereka didukung sejumlah peralatan, di antaranya satu mobil pengangkut, dua motor KLX, dua mesin mini striker, satu mesin Shibaura, tiga selang hisap, lima rol selang buang 2,5 inci, 13 rol selang buang 1,5 inci, dua y-connector, empat nozzle, dua jetshooter, serta perlengkapan pendukung lainnya.

Untuk sumber air pemadaman berasal dari kanal dengan lebar dua meter dan kedalaman 100 cm di koordinat Lat -1.40271 dan Long 103.88983. Tipe kebakaran yang terjadi adalah kebakaran bawah atau gambut di lahan masyarakat.

Untuk cuaca di lokasi terpantau cerah sejak pagi hingga sore dengan kecepatan angin 15 km/jam.

Dalam uraian kejadian disebutkan, tim mendapat laporan kebakaran di dekat PT PHL. Petugas menggunakan mesin mini striker dengan bentangan enam selang untuk menyisir sayap api sisi timur.

"Di lokasi tim dibantu beberapa pihak terkait dan termasuk satu helikopter water bombing namun sampai saat ini api belum padam," ujarnya.


Proses pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Muaro Jambi. (Dokumentasi/ Metro TV)


Satgas Karhutla masih melakukan pemadaman dan pendinginan hingga api benar-benar padam. Langkah ini dilakukan untuk mencegah kebakaran meluas, terutama di lahan gambut yang rawan menyimpan bara api.

Minimnya sumber air dan sulitnya akses menuju lokasi menjadi kendala dalam proses pemadaman. Tim mengatasinya dengan membersihkan kanal dan membuat lubang lebih dalam di dalam kanal untuk menampung air yang kemudian digunakan untuk memadamkan api.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rupiah Ditutup Stagnan di Level Rp17.877/USD, Ini Penyebabnya
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Prabowo Resmikan Peluncuran Ekosistem Motor Listrik Nasional
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Kebakaran Hutan Gunung Bromo, Batas Reschedule dan Refund Tiket Wisata hingga 31 Agustus 2026
• 9 jam laludisway.id
thumb
Kronologi BNN Gerebek Narkoba di Kampung Bahari dan Mendapat Perlawanan
• 33 menit lalukompas.tv
thumb
Mendes Yandri Jadi Korban Deepfake, 73 Akun Dilaporkan ke Bareskrim
• 2 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.