Viral! Bos Gendut Bandar Narkoba Kampung Bahari Ditangkap di Klinik Kecantikan, BNN Sita Rp1,27 Miliar dan Aset Rp40 Miliar

tvonenews.com
1 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Buronan yang selama berbulan-bulan diburu Badan Narkotika Nasional (BNN) akhirnya tertangkap. MR alias Bos Gendut, bandar narkoba yang disebut memiliki jaringan besar di Kampung Bahari, Jakarta Utara, ditangkap saat tengah menjalani perawatan sedot lemak di sebuah klinik kecantikan kawasan Mangga Besar, Jakarta.

Penangkapan tersebut menjadi bagian dari pengembangan kasus peredaran narkotika yang sebelumnya membuat MR masuk daftar buronan sejak November 2025. 

Tak hanya memburu pelaku, BNN juga menelusuri dugaan aliran uang hasil kejahatan narkotika. Hasilnya, penyidik menyita uang tunai Rp1,277 miliar dan aset dengan nilai hampir Rp40 miliar yang diduga berkaitan dengan tindak pidana narkotika.

Bos Gendut Ditangkap Saat Sedot Lemak di Klinik Kecantikan

Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN Brigjen Roy Hardy Siahaan mengungkapkan MR ditangkap ketika sedang menjalani perawatan di sebuah klinik kecantikan di Mangga Besar.

“Pada saat kita menangkap MR tadi di beauty kecantikan atau salon kecantikan yang ada di Mangga Besar,” kata Roy dalam keterangannya, Kamis (13/8/2026).

Saat diamankan, MR disebut sedang menjalani prosedur sedot lemak.

“Sedang perawatan sedot lemak di salah satu klinik,” imbuhnya.

Dalam rekaman penangkapan, sejumlah petugas BNN terlihat mendatangi klinik dan meminta petugas setempat menunjukkan lokasi MR. 

Petugas kemudian menemukan pria tersebut sedang terbaring di meja perawatan dengan mengenakan pakaian pasien berwarna merah muda.

MR sebelumnya ditetapkan sebagai buronan BNN sejak 7 November 2025, setelah penyidik mengungkap perkara peredaran narkotika dalam jumlah besar.

Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Ditangkap di Salon Kecantikan: Lagi Sedot Lemak
Sumber :
  • Istimewa

Penggerebekan Kampung Bahari Diwarnai Perlawanan

Setelah berhasil menangkap MR, BNN melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan yang diduga masih berkaitan dengannya. Informasi dari pemeriksaan MR kemudian mengarahkan petugas ke sejumlah lokasi di Kampung Bahari.

BNN bersama Polda Metro Jaya dan personel Brimob melakukan penggerebekan sekitar pukul 06.00 WIB. Operasi tersebut tidak berlangsung mulus karena petugas mendapat perlawanan dari orang-orang yang diduga merupakan bagian dari jaringan MR.

Menurut Roy, petugas di lokasi dilempari mercon dan petasan. Personel gabungan kemudian menggunakan gas air mata untuk mengendalikan keadaan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ojol Ikut Kena Pembatasan Pertalite? Ini Kata Purbaya
• 8 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
PWI-APIC Gelar Edukasi Ikan Air Tawar untuk Pelajar Jakarta Barat
• 12 jam laludisway.id
thumb
Kalimat yang Sering Diucap Orang Benar-Benar Malas
• 12 jam lalubeautynesia.id
thumb
Juru Kunci Akui Rusak Makam Mertua Seniman Djaduk: Nggak Pernah Dikasih Duit
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Houthi Tembakkan 3 Rudal ke Kapal Kargo Saudi di Selat Bab El-Mandeb, 6 Orang Tewas
• 2 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.